Sultan Sebut Waktu Pendek Bukan Berarti Pengerjaan NYIA Tidak Profesional

Selasa, 8 Januari 2019 20:43 Reporter : Purnomo Edi
Sultan Sebut Waktu Pendek Bukan Berarti Pengerjaan NYIA Tidak Profesional Sultan HB X tinjau pembangunan Bandara NYIA. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X meninjau lokasi pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Selasa (8/1). Dalam kunjungannya, Sultan menyampaikan bahwa waktu pengerjaan Bandara NYIA memang pendek.

"Waktu pendek bukan berarti tidak bekerja profesional. Bangunan (Bandara NYIA) ini secara profesional harus diselesaikan dengan baik," ujar Sultan.

Sultan menjelaskan Bandara NYIA ditargetkan bisa dioperasionalkan untuk penerbangan internasional pada April 2019. Waktu yang pendek ini diharapkan tak menjadi alasan pengerjaaan dilakukan secara tergesa-gesa.

"Kami mohon dalam pembangunan tidak ada alasan karena tergesa-gesa, kita profesional, pembangunan dilaksanakan dengan baik biar pun mungkin waktunya pendek tapi ketika bicara profesional harusnya jadi baik. Tidak ada alasan mengatakan karena tergesa-gesa," urai Sultan.

Sementara itu Direktur Teknik PT Angkasa Pura, Lukman F Laisa menyampaikan pihaknya masih yakin bahwa Bandara NYIA pada bulan April 2019 sudah bisa dioperasionalkan untuk penerbangan internasional.

"Garuda Indonesia siap (melakukan penerbangan setelah dibuka). Beberapa maskapai penerbangan internasional sudah siap juga," ungkap Lukman.

Lukman menuturkan pembangunan gedung-gedung di bandara dirancang bisa menahan gempa bumi dengan kekuatan hingga 8,8 skala richter.

Sedangkan untuk mengantisipasi tsunami, Lukman menyebut landasan pacu dibikin pada ketinggian bidang empat meter di atas permukaan laut dan ada jarak sekitar 1 kilometer antara landasan dengan terminal.

Sedangkan menurut Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura (AP) I, Taochid Purnama Hadi mengungkapkan landasan pacu bandara NYIA akan berukuran panjang 3.250 meter dan lebar 45 meter. Kegiatan pengaspalan landasan pacu akan dimulai bulan depan.

"Untuk pengaspalan, tadi telah disampaikan bisa sampai 4 ribu ton sehari. Artinya, (pengaspalan) bisa sampai 5-6 kilometer sehari. Februari targetnya mulai ngaspal. Maret bisa menggerakkan lighting (perlengkapannya)," tutup Taochid. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini