Tenda, kursi dan meja telah dipasang di rumah copilot Harvino penerbang pesawat Lion Air JT-610 737 Max 8. Sanak saudara dan tetangga mulai berdatangan ke rumah Harvino. Menyampaikan rasa duka dan belasungkawa sambil saling menguatkan.
Keluarga telah ikhlas menerima kenyataan terpahit jika Harvino ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Sekarang harapan keluarga hanya satu, jasad Harvino bisa diindentifikasi. Agar keluarga bisa memberikan penghormatan terakhir untuk Harvino.
"Kami keluarga sudah ikhlas atas kemungkinan terburuk. Saat ini kami berharap kakak saya bisa diidentifikasi segera dan bisa segera dimakamkan," ucapnya di Perumahan Serpong Green Park 2, Ciater, Tangerang Selatan Rabu (31/10).
Saat ini, pihak keluarga yang diwakili Istri Co Pilot, Nia dan anak pertamanya, Khanza memenuhi penggilan DVI Polri.
"Iya kami ditelpon, diminta ke RS Polri untuk pemeriksaan DNA, kami rembukan akhirnya istri dan anak pertamanya, bersama keluarga kami lain yang menemani, tadi baru saja jalan setelah salat ashar," ucap Vini.