KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Sudah 8 pengedar pil PCC jadi tersangka, semuanya wanita

Kamis, 14 September 2017 21:37 Reporter : Didi Syafirdi
Korban pil PCC. ©istimewa

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), menangkap delapan pengedar obat terlarang jenis PCC yang banyak beredar dan dikonsumsi warga di daerah itu. Sudah 47 orang menjadi korban.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara Kombes Satria Adhi Permana, mengatakan semua tersangka berjenis kelamin perempuan. "Dua dari depapan orang tersangka merupakan oknum apoteker dan asisten apoteker salah satu apotek di Kendari," katanya dilansir dari Antara, Kamis (14/9).

Selain apoteker itu, katanya, pihaknya juga menangkap enam pengedar lainnya yang biasa beroperasi di Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe.

Dari tangan pelaku, polisi menyita ribuan pil Somadril dan Tramadol. Delapan tersangka tersebut sudah meringkuk di sel tahanan Polda Sultra dan Polres Kendari.

"Dari tangan tersangka telah disita ribuan butir obat PCC jenis Somadril dan Tramadol," katanya.

Menurutnya, penyalahgunaan obat tersebut diduga kuat menjadi pemicu terjadinya kelainan kejiwaan yang terjadi pada puluhan remaja di Kota Kendari sejak Selasa malam hingga Kamis.

"Para tersangka ini kita akan terapkan Undang-Undang Kesehatan khususnya di pasal 197 dan pasal 196. Yang bersangkutan dinyatakan sebagai penyedia, pengada dan penjual dari daftar obat G tersebut," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Pil PCC
  2. Kasus Narkoba
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.