Suasana RSUD Pameungpeuk, Keluarga Tunggu Hasil Identifikasi Korban Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI

Belasan jenazah korban ledakan pemusnahan amunisi tidak layak pakai milik TNI, saat ini telah berada di Rumah Sakit Umum Daerah.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Suasana RSUD Pameungpeuk, Keluarga Tunggu Hasil Identifikasi Korban Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI
Suasana RSUD Pameungpeuk, Keluarga Tunggu Hasil Identifikasi Korban Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI (Merdeka.com)

Belasan jenazah korban ledakan pemusnahan amunisi tidak layak pakai milik TNI, saat ini telah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.

Pantauan di RSUD, para keluarga korban memadati rumah sakit daerah di wilayah Garut Selatan itu.

Para keluarga korban diketahui tengah menanti hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim dokter dan lainnya. Setelahnya mereka akan membawa jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan di kampung halaman.

Hingga berita ini tayang, puluhan warga tampak memadati rumah sakit yang ada di Jalan Raya Cibalong, Kecamatan Cibalong. Meski dalam kondisi berduka, mereka sabar menanti hasil identifikasi.

Salah satu warga yang tengah menunggu hasil proses identifikasi adalah Dedi (40) warga Kecamatan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Ia mengaku bahwa salah satu keluarganya menjadi korban meninggal dunia dalam ledakan amunisi yang dimusnahkan.

"Saya masih menunggu jenazah almarhum keluarga, keponakan istri saya. Keponakan istri saya memang menjadi salah satu korban," ujar Dedi, Senin (12/5).

Dedi mengatakan bahwa keponakan istrinya yang menjadi korban Bernama Iyus. "Pada saat kejadian memang saudara saya Itu sedang ada di lokasi kejadian," ucapnya.

Dia mengaku tidak menyangka saudaranya yang dikenal sebagai sosok orang baik itu akan menjadi korban. Namun menurutnya memang Iyus merupakan warga di sekitar lokasi kejadian.

Di sekitar RSUD Pameungpeuk, tidak hanya keluarga korban dan tim dokter saja yang nampak terlihat. Sejumlah personel TNI pun Nampak terlihat ikut melakukan identifikasi terhadap jenazah korban.

Sejumlah personel dari kepolisian juga Nampak berjaga di sekitar lokasi rumah sakit. Selain itu juga, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, seperti Kapolres hingga Dandim Garut Nampak berada di lokasi rumah sakit.

Rekomendasi