Pelita Jaya Jakarta berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Kemenangan 73-63 atas Hangtuah Jakarta ini diraih pada pertandingan sengit Sabtu malam.
Pelatih David Singleton menyebut pertahanan rapat sebagai elemen krusial yang mengantarkan timnya meraih poin penuh. Laga tersebut berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, dengan intensitas tinggi dari kedua tim.
Meskipun tidak bermain sempurna dan masih banyak melakukan kesalahan, strategi pertahanan yang diterapkan oleh Singleton terbukti efektif. Ini membendung pergerakan lawan dan menjaga kendali permainan.
Advertisement
Advertisement
David Singleton menekankan bahwa timnya berusaha melakukan hal yang benar sepanjang pertandingan. Meskipun ada momen di mana lawan mendapat ruang mencetak angka mudah, pertahanan secara keseluruhan tetap solid.
Jeff Withey dan rekan-rekan mampu membendung permainan disiplin Hangtuah. Ini menunjukkan kerja sama tim yang baik di lini belakang.
Withey, mantan pemain NBA, mengakui bahwa timnya membuat banyak kesalahan ofensif. Namun, ia memuji kinerja defensif yang sangat baik dari seluruh tim.
Advertisement
Penyesuaian strategi dari pelatih serta improvisasi pemain di lapangan membantu tim menemukan ritme. Ini terutama terjadi setelah kesulitan menghadapi pertahanan zona Hangtuah di dua kuarter awal.
Advertisement
Salah satu faktor penting lainnya yang disoroti oleh Singleton adalah dominasi dalam perebutan rebound. Pelita Jaya berhasil membukukan total 57 rebound, baik saat bertahan maupun menyerang.
Angka rebound yang tinggi ini menunjukkan keunggulan fisik dan fokus tim dalam mengamankan bola. Ini juga memberikan Pelita Jaya banyak kesempatan kedua untuk menyerang.
Selain itu, Pelita Jaya juga mampu memaksimalkan peluang dari garis lemparan bebas. Efektivitas ini krusial untuk menjaga jarak angka dari kejaran Hangtuah yang sempat menyamakan kedudukan.
Advertisement
Kontribusi kolektif para pemain, termasuk pemain lokal seperti Muhamad Arighi dan Putu Pande, juga berperan penting. Mereka menjaga konsistensi permainan tim sepanjang laga.
Advertisement
Kemenangan ini mengukuhkan Pelita Jaya Jakarta sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di IBL GoPay 2026. Mereka mencatatkan rekor laga 11-0 hingga pekan kedelapan.
Tim juara IBL 2024 ini memimpin klasemen sementara dengan 22 poin dari 11 pertandingan. Konsistensi performa mereka menjadi bukti kekuatan tim di bawah arahan Singleton.
Pemain muda seperti Hendrick Xavi Yonga juga dinilai tampil konsisten sepanjang musim ini. Ini menambah kedalaman skuad Pelita Jaya.
Advertisement
Sementara itu, Hangtuah mencatatkan rekor laga 6-6 dan berada di peringkat kelima dengan 18 poin dari 12 laga. Mereka menunjukkan perlawanan sengit, terutama di awal pertandingan.
Sumber: AntaraNews