Strahinja Stojacic Dinobatkan MVP FIBA 3x3 World Tour 2025, Raih Gelar Ketiga Kalinya
Pebasket Serbia, Strahinja Stojacic, kembali mengukir sejarah dengan dinobatkan sebagai MVP FIBA 3x3 World Tour 2025. Penasaran bagaimana dominasi Stojacic ini terjadi?
Pebasket tim Ub asal Serbia, Strahinja Stojacic, secara resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) musim reguler Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 World Tour 2025. Pengumuman prestisius ini dirilis oleh laman resmi FIBA 3x3 pada Sabtu, 22 November. Penghargaan ini menegaskan kembali dominasi Stojacic di kancah bola basket 3x3 dunia.
Penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Stojacic, setelah sebelumnya meraih gelar serupa pada edisi 2022 dan 2023. Konsistensi performa Stojacic menjadikannya salah satu figur paling menonjol dalam sejarah FIBA 3x3 World Tour. Prestasi ini juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik.
Penobatan MVP ini didasarkan pada performa impresif Stojacic sepanjang musim 2025. Ia berhasil membawa tim Ub meraih sejumlah gelar penting di berbagai seri turnamen. Keberhasilannya ini menjadi sorotan utama bagi para penggemar bola basket 3x3.
Performa Gemilang Strahinja Stojacic Sepanjang Musim
Stojacic menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim reguler FIBA 3x3 World Tour 2025. Bersama tim Ub, ia berhasil meraih gelar juara di seri Marseille, Edmonton, dan Shenzhen. Kemenangan ini dilengkapi dengan tambahan trofi di Vienna dan Hong Kong, menunjukkan konsistensi timnya.
Sepanjang musim 2025, Stojacic membukukan rata-rata 6,3 poin per laga (ppg). Catatan ini menempatkannya di posisi kelima terbaik dalam World Tour untuk pemain dengan minimal 20 pertandingan. Angka ini membuktikan efektivitas serangannya di lapangan.
Tidak hanya itu, Stojacic juga mengakhiri musim sebagai pencetak poin terbanyak kedua secara keseluruhan. Ia berhasil mengumpulkan total 307 poin, sebuah angka yang sangat signifikan. Kontribusi poinnya menjadi kunci keberhasilan tim Ub dalam setiap turnamen.
Proses Pemilihan MVP dan Dominasi Stojacic
Penghargaan MVP FIBA 3x3 World Tour ditentukan melalui pemungutan suara gabungan. Suara tersebut berasal dari para pemain profesional dan juga penggemar bola basket 3x3 di seluruh dunia. Proses ini menjamin legitimasi dan representasi yang luas.
Dalam pemungutan suara pemain, Stojacic menempati posisi teratas dengan perolehan 16 persen suara. Ia sejajar dengan pemain Skyliners, Leon Fertig, dalam persentase suara. Meski demikian, pebasket Serbia itu unggul dalam jumlah gelar yang diraih timnya.
Dominasi Stojacic berlanjut pada pemungutan suara penggemar, di mana ia kembali mengumpulkan suara terbanyak. Stojacic meraih 26 persen suara, mengungguli Paul Djoko dari Paris yang memperoleh 17 persen. Evaldas Dziaugys dari Raudondvaris Hoptrans berada di posisi ketiga dengan 16 persen.
Penghargaan ini menambah koleksi gelar MVP musim reguler Stojacic menjadi tiga. Ia sebelumnya telah meraihnya pada edisi 2022 dan 2023. Ini menjadikannya salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah FIBA 3x3 World Tour.
Sejarah MVP FIBA 3x3 World Tour
Dalam delapan musim terakhir, penghargaan MVP musim reguler telah diraih oleh beberapa nama besar. Dusan Bulut memenangkannya pada tahun 2018, diikuti oleh Dominique Jones pada 2019. Nauris Miezis meraihnya pada 2020, dan Karlis Lasmanis pada 2021.
Worthy de Jong juga sempat meraih gelar MVP pada tahun 2024, menunjukkan persaingan ketat di ajang ini. Daftar ini mencerminkan kualitas dan talenta yang ada di dunia bola basket 3x3.
Stojacic sendiri telah mencatatkan namanya dalam sejarah dengan tiga gelar MVP. Ia meraihnya pada tahun 2022, 2023, dan kini 2025. Prestasi ini menempatkannya di antara legenda olahraga ini.
Sumber: AntaraNews