SOTR Tewaskan Satu Remaja, Polisi Tangkap Empat Orang dan Buru Pelaku Penusukkan

Sabtu, 18 Mei 2019 17:56 Reporter : Wisnoe Moerti
SOTR Tewaskan Satu Remaja, Polisi Tangkap Empat Orang dan Buru Pelaku Penusukkan Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap empat orang diduga pelaku terkait insiden berdarah yang menyebabkan kematian remaja berinisial DT (15) saat tengah melakukan kegiatan Sahur on The Road (SOTR) di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu dini hari.

Dilansir Antara, Kepala Unit Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya menuturkan, empat orang yang diduga pelaku penyerangan terbukti membawa senjata tajam jenis celurit yang masih terdapat bercak darah dari celurit tersebut.

"Tim Eagle One dan Polres/Polsek berhasil mengamankan empat orang. Mereka membawa senjata tajam yang salah satunya itu ada celurit yang kita lihat ada bercak darah," ujar Andi di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Sabtu.

Andi menyebut, empat orang yang diamankan bukanlah pelaku penusukkan yang menewaskan korban. Namun bagian dari kelompok tersebut. Saat ini, polisi masih memburu pelaku penusukkan yang kabur bersama gerombolan lainnya.

"Namun dari yang sementara kita periksa yang mengatakan pemiliknya adalah seseorang. Nah ini yang kita kejar. Kita mohon waktu untuk tim lapangan bekerja serta menangkap pelakunya," ujarnya.

Saat melakukan pengejaran, kata Andi, pihaknya menemukan banyak senjata tajam di sekitar lokasi kejadian. Tak hanya itu, lumuran darah yang tersisa di sebuah celurit menambah aroma kesadisan malam itu.

Temuan senjata tajam tersebut menjadi bekal bagi polisi untuk mengidentifikasi pelaku penusukkan. Selain itu, pihaknya juga menggandeng Puslabfor Mabes Polri guna mengungkap kasus tersebut.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara laboratoris ke puslabfor berkaitan dengan senjata tajam tersebut dan siapa pemiliknya," papar Andi.

Hingga saat ini, keempat anggota kelompok yang diduga geng motor itu masih mendekam di Polsek Setiabudi guna menjalani pemeriksaan polisi.

Diberitakan sebelumnya, geng motor kembali menjadi momok menakutkan bagi masyarakat ibu kota. Tak tanggung-tanggung, seorang remaja berinisial DT (15) tewas usai dikeroyok dan ditusuk. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Dr Satrio, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu pukul 01.05 dini hari.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Setiabudi, Kompol Tri Suryawan mengatakan, kejadian bermula saat korban dan adiknya tengah melakukan Sahur On The Road (SOTR) bersama rekan-rekannya.

"Korban diseret kemudian ditusuk dengan benda tajam dari punggung belakang sebelah kanan tembus ke paru-paru," ujar Tri saat dikonfirmasi, Sabtu.

Korban kemudian dilarikan menuju rumah sakit menggunakan taksi. Saat dalam perjalanan, korban pun meregang nyawa akibat tusukan senjata tajam pada bagian punggung sebelah kanan yang menembus ke paru-paru. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini