Sopir Livina Tabrak Apotek Senopati Ngaku Hilang Konsentrasi Hingga Injak Pedal Gas

Senin, 28 Oktober 2019 17:06 Reporter : Tri Yuniwati Lestari
Sopir Livina Tabrak Apotek Senopati Ngaku Hilang Konsentrasi Hingga Injak Pedal Gas Mobil tabrak apotek di Senopati. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PKH, pengemudi Grand Livina B 2794 STF yang menabrak apotek di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan dua rekannya, perempuan dan laki-laki yang ada di dalam mobil hanya berstatus saksi.

"Dua orang temannya tidak dijadikan tersangka, hanya saksi" kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/10)

Peristiwa itu menyebabkan seorang satpam tewas. Sejumlah saksi melihat mobil dipacu dengan kecepatan tinggi yang diduga membuat sopir hilang kendali dan tidak hafal kondisi jalanan di sana.

"Menurut tersangka PKH, kecepatan pada saat ia mengendarai kurang lebih 60 km per jam, hanya karena ia kehilangan konsentrasi dan salah menginjak pedal gas sehingga mobil melaju dengan kecepatan lebih dan mengakibatkan mobil menyeruduk apotek," jelas Fahri

Catat 5 Kali Kecelakaan di Dekat Apotek Senopati

Kecelakaan serupa, sambung Fahri, sudah kelima kalinya terjadi. Namun, baru kali ini hingga menyebabkan korban jiwa.

Melihat kasus yang berulang, kepolisian sedang mengumpulkan data-data untuk melihat kondisi jalanan di dekat apotek tersebut apakah area black spot atau tidak.

"Nanti kita akan evaluasi daerah apakah itu merupakan daerah black spot, tentunya kalau itu merupakan daerah black spot kita akan melakukan langka-langka antisipasi," ujar Fahri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/10).

Menurut Fahri, menentukan suatu area black spot tidak bisa hanya berdasarkan dari jumlah kecelakaan yang terjadi, tetapi dilihat juga dari berapa banyak korban dari kecelakaan di tempat itu.

"Black spot itu bukan hanya berdasarkan jumlah kecelakaan lalu lintas tetapi juga bobot penilaian berdasarkan dari keterangan korban, misalkan ada suatu daerah yang jumlah kecelakaannya 10 tapi daerah lain jumlah lakanya 4 tapi, tapi 4 meninggal dunia semua jadi black spot ya tempat yang 4 meninggal tadi," jelas Fahri.

Apotek Senopati terletak di pertigaan yang menghubungkan antara Jl Gunawarman dan Jl Senopati. Di depan apotek, terpasang pembatas jalan yang mengarahkan pengemudi mobil belok ke kiri atau ke kanan. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini