Advertisement
Ia akan bersedia memberikan saran dan pendapat tersebut.
Hanya tinggal menghitung hari, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bakal masuk usia pensiun pada 26 November 2023. Maka dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus sosok pengganti orang nomor satu di TNI.
Advertisement
Dia pun mengakui sampai saat ini belum ada pembahasan perihal sosok kandidat.
"Sampai saat ini saya belum, yang tadi nantinya tentunya hal prerogatif presiden," kata Yudo kepada awak media di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Jumat (27/10).
merdeka.com
Advertisement
Kendati demikian, Yudo mengatakan apabila nanti Presiden Jokowi meminta masukan terkait siapa yang pantas menggantikannya. Ia akan bersedia memberikan saran dan pendapat tersebut.
"Kalau presiden minta tentunya saya akan memberikan saran dan pendapat," ujarnya.
Advertisement
Sebab sesuai aturan pergantian panglima TNI hanya akan dipilih dari kepala staf yang sedang menjabat atau mantan kepala staf angkatan yang masih dalam masa dinas keprajuritan. Dengan mempertimbangkan banyak aspek dan kepentingan nasional.
Diketahui saat ini terdapat tiga kepala staf yang mengisi posisi di tiga matra TNI. Pertama, Kasad Jenderal Agus Subiyanto yang baru menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman, lantaran telah memasuki masa pensiun 17 November 2023.
Kemudian untuk posisi TNI AL, telah ada sosok Kasal Laksamana Muhammad Ali. Sementara untuk posisi TNI AU ada Kasau Marsekal Fadjar Prasetyo. Ketiganya lah yang sampai saat ini kemungkinan bakal menjadi kandidat Pangli