Skema Proses Evakuasi WNI dari Iran dan Israel, TNI Siapkan Tim Khusus
Sebanyak 34 personel dari yang tergabung dalam tim khusus disiapkan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan Israel.
Konflik antara Israel dan Iran masih terus memanas. Mencegah hal-hal tak diinginkan, pemerintah memutuskan melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang ada di dua negera yang sedang berkonflik itu.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyiapkan ada 34 personel dari yang tergabung dalam tim khusus untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan Israel.
"Rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran dan Israel akan melibatkan Tim Crisis Response Team (CRT) yang terdiri dari 34 personel gabungan TNI," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (20/6).
Saat ini, 34 prajurit masih berada di Jakarta dan sedang dalam kondisi siap menunggu perintah untuk mengevakuasi WNI yang saat ini masih Israel maupun Iran.
Kristomei merinci jumlah WNI di dua negara itu. Sebanyak 386 orang di Iran dan 192 orang di Israel. Dari jumlah tersebut, hanya 115 WNI di Iran dan 11 WNI di Israel bersedia untuk dievakuasi.
"Sebagian besar dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa yang tinggal di wilayah-wilayah yang saat ini masuk dalam kategori rawan," kata Kristomei.
Skema Evakuasi
Kristomei menambahkan, untuk WNI di Iran, lebih dulu diberangkatkan menuju wilayah Baku pada Jumat (20/6) pukul 07.00 waktu setempat (11.00 WIB).
Sesampainya di Baku, para WNI akan transit selama dua malam sebelum melanjutkan penerbangan pulang ke Indonesia dengan pesawat komersial pada Minggu, 22 Juni 2025.
Sedangkan rencana evakuasi WNI dari Israel direncanakan akan melalui Amman (Yordania). Selanjutnya diberangkatkan melalui jalur udara ke Indonesia.
Kristomei belum bisa menjelaskan secara rinci kapan 34 personel itu diterbangkan ke dua negara tersebut. Dia hanya memastikan para personel TNI siap jika harus diberangkatkan mengevakuasi WNI.
"TNI menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga negara Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri adalah bagian dari tugas konstitusional yang diemban, dan akan terus dilaksanakan secara maksimal dalam kerangka kepentingan nasional," ujar Kristomei.
Dievakuasi lewat Darat
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan pemerintah sudah menyiapkan langkah evakuasi terhadap 380 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Proses evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat.
"Pesawat tidak bisa. Satu-satunya jalur (evakuasi) sekarang adalah jalur darat," kata Sugiono dalam pernyataan resminya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/6).
Pihaknya telah berkomunikasi dengan beberapa negara tetangga Iran untuk mempermudah proses evakuasi melalui wilayah perbatasan darat. Mengingat jalur udara sudah tidak memungkinkan.
"Ada beberapa pokoknya yang tidak mendekat ke sana. Ada negara yang menjauh," ujarnya.