Aksi kejahatan DS (35), terbilang sadis dan licik. Pelaku merencanakan pembunuhan selama dua pekan agar seolah-olah kasus perampokan biasa.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengungkapkan, tersangka sudah mengintai ruko yang ditempati korban selama dua pekan. Semua aktivitas korban dan keluarganya dia amati dari kejauhan agar rencananya berhasil.
"Aksi tersangka sudah terencana, dua minggu lamanya," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Kamis (4/12).
Hebatnya lagi, agar tidak dicurigai tindak pidana pembunuhan, tersangka sengaja mengacak-acak isi ruko korban. Namun, tersangka juga mengambil barang-barang korban agar benar-benar seperti perampokan.
"Tersangka sudah mengatur sedemikian rupa kejahatannya agar berhasil," kata Nandang.
Nandang menyebut penangkapan tersangka berdasarkan petunjuk rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi di lokasi. Akhirnya polisi menyimpulkan pelaku tak lain adalah mantan karyawan korban.
"Tersangka pernah bekerja di toko milik korban," kata Nandang.
Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri dirampok yang menyebabkan seorang tewas dan lainnya kritis. Perampokan itu dialami pemilik usaha kerupuk terkenal di Palembang yang berlokasi di kawasan pertokoan 15 Ilir, Selasa (25/11) malam.
Advertisement
Korban Tewas dengan Luka di Leher
Korban DM (52), tewas dengan luka di leher dan istrinya YN (40), luka di tempat yang sama dan kini dirawat di rumah sakit.
Perampokan diketahui saat YN dan pembantunya, FR, pulang dari makan di sebelah rumahnya. Begitu masuk, korban mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.
Advertisement
Pelaku Todongkan Senjata dan Minta Uang
Tak lama, mereka menemukan korban DM sudah tewas tergeletak dan pelaku masih berdiri di sana. Pelaku lantas menodongkan senjata api ke FR dan meminta uang Rp3 juta.
Takut dibunuh, FR menyerahkan uang yang diminta dari dompet. Kemudian pelaku menggeledah lantai dua rumah.
FR dan anak korban YN masuk ke kamar dan mengunci pintu. Mereka lantas menelpon anggota keluarga lain dengan maksud meminta tolong. Begitu tiba di depan, saksi lain menemukan korban YN keluar dari rumah dengan luka di leher. Korban pun dilarikan ke rumah sakit.