Setelah Pensiun dari Walkot Surabaya, Risma Tak Ingin Berurusan dengan Hukum
Merdeka.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini tak ingin setelah pensiun nanti dirinya berurusan dengan hukum. Untuk itu, ia pun minta pada jajaran agar tidak melakukan korupsi.
Hal ini disampaikannya setelah menghadiri acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Pengadilan Negeri Surabaya.
Risma mengatakan, menerapkan zona integritas di sebuah wilayah kerja tidak lah mudah. Sebab, ada sebuah ukuran yang dinilainya bisa disebut zona integritas.
"Saya tidak mau setelah selesai menjadi wali kota nanti, dipanggil-panggil (aparat hukum), saya tidak mau ada masalah," katanya, Rabu (6/3).
Untuk itu, ia pun meminta pada jajarannya agar melakukan sebisanya, namun tidak melanggar aturan yang ada. Sehingga, apa yang dilakukan tidak akan merugikan orang lain dan tidak merugikan negara.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, Nursyam, mengatakan, pencanangan zona integritas di pengadilan dimulai dari mengubah mindset para hakim, panitera, dan pejabat pengadilan.
Untuk mendukung hal itu, pihaknya pun menerapkan aturan ketat, terkait dengan pejabat pengadilan. Salah satunya adalah menerapkan aturan selektif mengenai siapa saja yang dapat menemui hakim, maupun para pejabat pengadilan yang lainnya.
"Kita terapkan aturan melarang masyarakat maupun pengacara untuk langsung bertemu dengan pejabat Pengadilan Negeri Surabaya. Untuk itu, layanan akan dimaksimalkan melalui pelayanan terpadu satu atap. Progres persidangan juga bisa dipantau secara online," ujarnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya