Semarang Zoo Kesulitan Keuangan, Pengelola Buka Donasi untuk Beli Pakan 250 Satwa

Semarang Zoo mengalami kesulitan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19. Pengelola pun terpaksa menggalang donasi pakan untuk 250 satwa koleksinya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Semarang Zoo Kesulitan Keuangan, Pengelola Buka Donasi untuk Beli Pakan 250 Satwa
Semarang Zoo. ©Jejakpiknik.com

Semarang Zoo mengalami kesulitan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19. Pengelola pun terpaksa menggalang donasi pakan untuk 250 satwa koleksinya.

"Kita usaha galang donasi untuk memberi makan satwa, berupa pakan mulai kilogram hingga ton-tonan. Ada juga kasih uang tunai Rp6 juta, tapi langsung kita belikan pakan. Semoga kita bisa bertahan selama sebulan," kata Direktur Utama Bonbin Mangkang Semarang, Choirul Awaludin, Kamis (2/9).

Dia memaparkan biaya operasional Semarang Zoo sekitar Rp180 juta setiap bulan. Kebutuhan paling banyak untuk beli pakan satwa.

Saat ini terdapat 250 satwa yang menjadi koleksi Semarang Zoo. Biaya pakan paling besar untuk 11 ekor harimau, dua singa, beberapa ekor gajah, serta unta.

"Yang krusial itu harimau. Sehari minimal bisa menghabiskan 3 Kg daging per ekor. Paling tidak sehari kita bisa keluarkan uang Rp6 juta untuk pakan harimau. Di luar itu, masih ada kebutuhan untuk pakan gajah dan unta. Terpaksa kita lakukan pengurangan gaji karyawan dengan jam kerja yang disesuaikan,” terangnya.

Dia mengakui Semarang Zoo sedang mengalami kesulitan finansial. Penyebabnya tidak lain adalah menurunnya omzet dari penjualan tiket pengunjung akibat pandemi Covid-19. Di sisi lain, kebutuhan untuk satwa tidak bisa dikurangi.

"Makanya kita tidak berani mengurangi pakannya. Misal harimau butuh 3 kilo, ya kita tidak berani mengutak-atik," ungkapnya.

Tim kesehatan di Semarang Zoo atau sering disebut Bonbin Mangkang juga melakukan cek kesehatan satwa secara rutin. "Satwa juga masih sehat-sehat aja. Malahan cuaca seperti ini banyak yang melahirkan anak, terutama rusa. Dan harimau juga sedang musim kawin. Kalau yang sakit biasanya saat pergantian cuaca," ujarnya.

Sejak dibukanya wisata Semarang Zoo pada 18 Agustus 2021, animo masyarakat untuk berkunjung sangat tinggi. "Pengunjungnya naik 10 persen karena kita punya 250 satwa dan 85 jenis. Itu yang membuat animo masyarakat mengunjungi Semarang Zoo," tutupnya.

Rekomendasi