SBY akan Jalani Pengobatan Kanker Prostat selama 1,5 Bulan di Amerika Serikat

Selasa, 2 November 2021 14:47 Reporter : Ahda Bayhaqi
SBY akan Jalani Pengobatan Kanker Prostat selama 1,5 Bulan di Amerika Serikat 5 Potret Hasil Lukisan SBY, Bernuansa Alam. ©2021 Merdeka.com/ Instagram @aniyudhoyono

Merdeka.com - Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menjalani perawatan kanker prostat di Amerika Serikat selama 1,5 bulan. SBY menjalani pengobatan di rumah sakit Mayo Clinic, Minneapolis.

"Karena memerlukan check-up, kemudian perawatan, check-up lagi, kurang lebih 1,5 bulan," kata anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan kepada wartawan di DPR RI, Selasa (2/11).

Selama menjalani perawatan di luar negeri, SBY ditemani keluarga dan anak-anaknya. SBY akan menjalani pengobatan dalam waktu yang cukup lama.

"Karena kan harus perawatan. Harus dimonitor dan sebagainya. Dan dokter yang meminta supaya mempersiapkan sedikit waktu untuk evaluasi dan sebagainya," ujar Syarief.

Menurut Syarief, sudah muncul indikasi SBY mengalami gangguan prostat sejak beberapa tahun terakhir. Ia memastikan, kanker prostat yang dialami masih gejala awal.

"Kemarin saya ketemu, beliau banyak ngomong, relatif kesehatannya seperti biasa aja, hanya sedikit gangguan prostat aja, dan itu masih gejala awal," ujar Syarief.

"Berapa tahun terakhir memang indikasinya naik sedikit," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Staf Pribadi Presiden RI Ke-6 Ossy Dermawan mengonfirmasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menderita kanker prostat. SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri dalam waktu dekat.

Dia mengungkapkan pengobatan SBY akan dilakukan di RS luar negeri yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat. Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan tim dokter Indonesia.

"Sesuai dengan diagnosa dari Tim Dokter, bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," kata Ossy dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (2/11).

Ossy mengatakan kanker prostat yang dialami SBY masih berada dalam stadium awal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain.

"Tim dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan bapak SBY," ujar Ossy.

Ketua tim dokter luar negeri, kata Ossy, sudah mempelajari data kesehatan SBY. Mereka menunjukkan rasa optimis bisa mengatasi penyakit yang diderita SBY.

Lebih lanjut, Ossy menyebut, SBY telah menghubungi Presiden Jokowi untuk melaporkan rencana berobat ke luar negeri. "Presiden Jokowi memberikan respons yang baik dan menyampaikan bahwa satu-dua anggota Tim Dokter Kepresidenan akan mendampingi dalam pengobatan tersebut," terang dia.

Meski sakit, SBY tetap menjalankan kegiatan sehari-hari seperti menonton pertandingan voli, melukis, membaca atau berolahraga. Keluarga Partai Demokrat juga meminta doa seluruh masyarakat Indonesia untuk kesembuhan SBY.

"Bapak SBY memohon doa dari para sahabat khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya agar medical treatment yang dilakukan dapat berjalan dengan baik," tutup Ossy.

[fik]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini