Satu PDP Asal Situbondo Dinyatakan Positif Corona di RSUD Bondowoso

Kamis, 26 Maret 2020 19:58 Reporter : Muhammad Permana
Satu PDP Asal Situbondo Dinyatakan Positif Corona di RSUD Bondowoso Suasana ruang isolasi untuk PDP Korona di RSUD dr Koesnadi Bondowoso. Istimewa

Merdeka.com - Seorang warga Situbondo yang sebelumnya berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) akhirnya dinyatakan sebagai positif corona. Warga tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesnadi, Bondowoso. Kepastian status itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, Muhammad Imron kepada wartawan, Kamis (26/03).

"Kita baru dapat informasi hasil laboratoriumnya tadi malam, dinyatakan positif corona. Sampai sekarang belum pulang," ujar Imron.

Warga Situbondo itu memang dirujuk ke RSUD dr Koesnadi Bondowoso, bersama dua PDP lainnya asal Situbondo. "Satu lainnya negatif, satu lagi sisanya belum keluar hasilnya," tambah Imron.

Dirujuknya tiga orang PDP asal Situbondo ini karena RSUD dr Koesnadi Bondowoso merupakan rumah sakit tipe B rujukan penanganan virus corona yang terdekat dari Situbondo. Sejauh ini, belum ada satu rumah sakit di Situbondo yang ditunjuk menjadi rujukan penanganan virus corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Kondisi pasien positif tersebut, menurut informasi dari tim medis RSUD dr Koesnadi, sejauh ini stabil dan juga sudah tidak panas," kata Imron.

Warga Bondowoso, lanjut Imron, diminta tidak perlu khawatir meski di wilayahnya ada pasien yang positif corona. Sebab Dinkes Bondowoso menjamin, penanganan pasien yang positif Covid-19 itu akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Makanya di sana diisolasi, dengan diberikan ruangan khusus, tidak bercampur dengan pasien lainnya. Penanganan di tempat kita maksimal," kata Imron.

Pasien positif corona itu akan terus dirawat dan dipantau RSUD dr Koesnadi. "Mohon doanya walaupun itu positif. Nanti akan ada pemeriksaan ulang. Kalau sudah negatif nanti baru akan dipulangkan (ke Situbondo)," papar Imron.

RSUD dr Koesnadi merupakan salah satu dari 18 rumah sakit tambahan rujukan penanganan virus corona, yang ditunjuk oleh Pemprov Jawa Timur pada 19 Maret 2020. Sebelumnya, di Jawa Timur terdapat 44 rumah sakit rujukan penanganan virus corona, yang ditunjuk berdasarkan SK Menteri Kesehatan. Dengan demikian, saat ini total ada 62 rumah sakit di Jatim yang bisa menjadi rujukan virus corona.

Sementara itu, dari data terakhir yang dirujuk merdeka.com dari situs covid19.jatimprov.go.id, informasi penambahan pasien positif corona asal Situbondo belum bertambah. Situs resmi milik Pemprov Jatim itu dirujuk merdeka.com pada pukul 18.50 WIB.

Data terakhir yang sempat dilihat menunjukkan, pasien positif corona masih nihil, baik di Bondowoso maupun Situbondo. Adapun Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar, belum berhasil dikonfirmasi oleh merdeka.com. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini