Rumah Anggota Ditreskrimum Polda Sulsel Dilempari Molotov

Jumat, 14 Juni 2019 14:35 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Rumah Anggota Ditreskrimum Polda Sulsel Dilempari Molotov bom molotov. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Rumah anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Bripka Hamsar di perumahan Graha Persada, Kelurahan Sudiang, Kecamatan bringkanayya, Makassar, dilempari molotov, Jumat (14/6) dini hari. Akibat lemparan molotov itu, pintu rumah bagian teras terbakar.

Polisi memburu identitas terduga pelaku. Jajaran kepolisan dari Polsek Biringkanayya menemukan pecahan botol berbau bensin dan sumbu di lokasi kejadian. Kapolsek Biringkanayya, Kompol Ashari mengatakan, kasus pelemparan molotov masih diselidiki. Dugaan sementara, kejadian itu bermotif sengketa lahan.

"Kita menduga pelemparan molotov di perumahan Graha Persada itu yang kebetulan jadi korban adalah rumah polisi motifnya adalah karena sengketa lahan. Karena sejak lima tahun lalu, selama lima kali berturut-turut terjadi peristiwa serupa. Seorang warga bernama Ibu Ira mengklaim lahan yang dikuasai Pak Amir, seorang pengembang dan di atasnya berdiri 30 unit rumah itu adalah miliknya," kata Kompol Ashari.

Bertahun-tahun pembangunan di atas lahan itu diprotes tapi yang bersangkutan tidak melaporkannya dan hingga saat ini belum pernah berproses di pengadilan. Polisi belum menyimpulkan keterkaitan pelemparan molotov dengan kasus sengketa lahan.

"Bripka Hamsar yang rumahnya dilempari molotov itu telah masukkan laporan selanjutnya akan diselidiki kepastian motif dan pelakunya," kata Kompol Ashari.

Sementara Haji Rani, pekerja di perumahan itu mengatakan, selama ini memang ada warga yang namanya Ira kerap datang menghalang-halangi pekerjaan tukang karena mengaku lahan itu miliknya.

"Tidak mungkin dilakukan pembangunan kalau status lahan ini adalah sengketa. Jadi kalau Ibu Ira itu datang menghalang-halangi pekerjaan , saya minta ke dia untuk menunjukkan dokumen lahan yang menjadi dasarnya. Namun dokumen itu berhasil ditunjukkan. Sementara saya perlihatkan sertifikat yang kami pegang," kata Haji Rani. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini