Rektor UIN Palu Ajak Sivitas Akademika Belajar Keikhlasan dalam Refleksi HAB Kemenag ke-80

Rektor UIN Palu, Prof Lukman Thahir, mengajak seluruh sivitas akademika untuk belajar keikhlasan sebagai pesan refleksi pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80, menyoroti pentingnya merenungi perjalanan pengabdian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rektor UIN Palu Ajak Sivitas Akademika Belajar Keikhlasan dalam Refleksi HAB Kemenag ke-80
Rektor UIN Palu, Prof Lukman Thahir, mengajak seluruh sivitas akademika untuk belajar keikhlasan sebagai pesan refleksi pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80, menyoroti pentingnya merenungi perjalanan pengabdian. (AntaraNews)

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Prof Lukman Thahir, menyerukan ajakan penting kepada seluruh sivitas akademika. Ajakan ini berpusat pada nilai keikhlasan, yang disampaikan sebagai pesan refleksi dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-80.

Pesan tersebut disampaikan di Palu pada Sabtu, 4 Januari, di tengah rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak akhir Desember 2025. Prof Lukman Thahir menekankan pentingnya merenungi esensi dari perjalanan pengabdian yang telah dilalui sebagai insan akademik di bawah naungan Kemenag.

Menurutnya, setiap capaian dan kegagalan memiliki peran krusial dalam membentuk karakter individu dan institusi. Ia mengajak untuk melihat kegagalan bukan sebagai akhir, melainkan sebagai kesempatan berharga untuk melatih kesabaran dan menanamkan kerendahan hati.

Prof Lukman Thahir mengibaratkan perjalanan institusi dan individu layaknya sebuah buku yang tidak lagi kosong. Dalam buku tersebut, lembar kesuksesan dan kegagalan memiliki porsi yang sama pentingnya dalam membentuk karakter manusia. Setiap capaian dan target yang berhasil diraih adalah buah dari ikhtiar, kebersamaan, dan ketekunan yang tidak sia-sia.

Namun, lembar kegagalan, seperti rencana yang tidak berjalan atau doa yang belum terkabul, seringkali memberikan pelajaran yang lebih dalam. "Jika semua yang kita minta kepada Tuhan dikabulkan, bagaimana mungkin kita belajar keikhlasan," kata Lukman Thahir. Pernyataan ini menegaskan bahwa kegagalan adalah guru terbaik untuk mengasah keikhlasan.

Oleh karena itu, kegagalan merupakan pelajaran berharga untuk melatih kesabaran setiap individu. Dengan demikian, kerendahan hati akan selalu tertanam dalam diri, membentuk pribadi yang lebih matang dan bijaksana dalam menjalani pengabdian. Pesan ini menjadi inti dari refleksi HAB Kemenag yang disampaikan oleh Rektor UIN Palu.

Pada momen peringatan HAB Kemenag ke-80 ini, sivitas akademik UIN Datokarama Palu juga melaksanakan syukuran. Syukuran ini digelar atas prestasi gemilang yang berhasil diraih oleh institusi. UIN Datokarama sukses meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2025.

Pencapaian akreditasi unggul ini menjadi bukti nyata dari komitmen dan kerja keras seluruh elemen kampus. Prestasi ini juga mencerminkan kualitas pendidikan dan pengelolaan institusi yang memenuhi standar tertinggi. Keberhasilan ini tentu menambah semangat dalam melanjutkan pengabdian di bidang pendidikan.

Akreditasi unggul dari BAN-PT merupakan pengakuan penting terhadap kualitas akademik UIN Datokarama. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Dengan demikian, UIN Datokarama dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di UIN Datokarama dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang telah dimulai sejak akhir Desember 2025. Rangkaian acara ini mencakup kegiatan olahraga, seni, hiburan, dan sosial, serta program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Semua kegiatan ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan.

Prof Lukman Thahir menegaskan bahwa momentum HAB harus dijadikan sebagai pendorong untuk meningkatkan kinerja. "Jadikan momentum HAB meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya. Pesan ini menekankan peran strategis Kemenag dan UIN dalam pembangunan nasional.

Melalui peningkatan kinerja ini, UIN Datokarama diharapkan dapat terus menyelenggarakan pendidikan berkualitas. Tujuannya adalah untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Dengan demikian, kontribusi UIN dalam mencerdaskan kehidupan bangsa akan semakin signifikan dan berdampak luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi