Reaksi Kapolri soal Rencana Prabowo Kurangi Anggaran TNI-Polri: Susah Ini Jawabnya
Sigit mulanya tidak langsung merespons saat dilontarkan pertanyaan itu. Ia lebih dulu tersenyum kepada awak media.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons niatan Presiden Prabowo Subianto untuk memotong anggaran TNI-Polri. Rencana Prabowo ini demi menaikkan gaji hakim.
Sigit mulanya tidak langsung merespons saat dilontarkan pertanyaan oleh awak media terkait dengan hal tersebut. Ia lebih dulu tersenyum kepada awak media.
Kemudian, ia juga sempat menengok ke arah belakang yang saat itu ada Kabareskrim Polri, Kadiv Humas Polri, Presiden Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
"Ini susah jawabnya," kata Sigit kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/6).
Meski begitu, jenderal bintang empat ini mengaku, apa yang disampaikannya itu hanya sebuah guyonan atau candaan saja. Setelahnya, ia pun langsung berjalan masuk ke dalam Gedun Mabes Polri tanpa memberikan jawaban kembali soal rencana Prabowo itu.
"Bercanda itu (respon sebelumnya)," ujarnya.
Prabowo Mau Naikkan Gaji Hakim
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku, siap memangkas anggaran TNI dan Polri untuk menaikan gaji hakim di seluruh Indonesia. Mulanya, Prabowo menegaskan hakim merupakan benteng terakhir dan harapan bagi rakyat kecil.
"Saya menegaskan betapa pentingnya para hakim. Anda adalah benteng terakhir keadilan. Orang miskin, orang kecil hanya bisa berharap kepada hakim-hakim yang adil," kata Prabowo, saat pengukuhan Hakim Mahkamah Agung, di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (12/6).
Dia pun memerintahkan, agar gaji para hakim dinaikan. Dia meminta agar menteri-menteri di kabinetnya mencarikan uang untuk kenaikan gaji hakim di seluruh Indonesia.
"Rakyat Indonesia tergantung pada hakim dan saya sebagai mandataris saya sadar itu dan karena itu saya perintahkan menteri-menteri saya, saya ingin naikan gaji seluruh hakim di Indonesia. Cari uangnya, enaknya jadi presiden tinggal perintah-perintah yang pusing menteri-menteri terutana menteri keuangan," ujarnya.
Bahkan, Prabowo siap memangkas gaji TNI dan Polri jika dirasa gaji para hakim kecil.
"Saya minta dinaikan, datang ke saya segini pak, kurang. Kalau perlu anggaran lain saya kurangi di sini ada Panglima TNI dan ada Kapolri, kalau perlu anggaran TNI dan Kapolri saya kurangi," ucap Prabowo.