Antisipasi Dua Kubu di PN Jaktim, 1.200 Personel Amankan Pemeriksaan Jokowi

Polisi kerahkan 1.200 personel di PN Jakarta Timur jelang pemeriksaan Jokowi sebagai saksi kasus Roy Suryo. Dua kubu diperkirakan datang.

Nanda Perdana Putra
Oleh Nanda Perdana Putra- Reporter
Antisipasi Dua Kubu di PN Jaktim, 1.200 Personel Amankan Pemeriksaan Jokowi
Jokowi respons pergantikan kapolri di kediamannya, Solo, Kamis (1/10). (merdeka.com/arie sunaryo).

Pengamanan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur diperketat pada Kamis (5/11/2026) menjelang pemeriksaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo dan kawan-kawan. Personel gabungan disiagakan untuk menjaga situasi tetap tertib di area pengadilan dan sekitarnya.

"Dari pihak keamanan, kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengamankan kawasan PN Jakarta Timur selama jalannya persidangan," tutur Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Andre menyebut pasukan yang dikerahkan berasal dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur. Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas karena massa dari dua kelompok dengan pandangan berbeda diperkirakan hadir, yaitu pendukung Jokowi dari Projo serta kelompok Roy Suryo dan kawan-kawan. "Karena hari ini akan ada massa dua kubu baik dari Projo dan kubu Roy Suryo cs, jadi estimasi massa cukup banyak," jelas dia.

Imbauan Kondusif Saat Pemeriksaan Jokowi

Andre berharap seluruh skema pengamanan membuat persidangan berjalan tertib. Pengawasan tak hanya di dalam kompleks pengadilan, tetapi juga mencakup lingkungan sekitar, termasuk aktivitas warga yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

Kepolisian mengajak masyarakat sekitar, terutama warga Perumahan Eramas 2000, untuk berkolaborasi menjaga situasi tetap kondusif. "Kami mohon doa dan kerja samanya kepada warga sekitar, khususnya Eramas 2000, agar kegiatan sidang berjalan aman, lancar, dan kondusif," ucap Andre.

Di sisi lain, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di sekitar PN Jakarta Timur. Penerapan pengaturan arus akan mempertimbangkan kondisi terkini, termasuk jumlah masyarakat yang datang mengikuti atau menyaksikan persidangan.

Andre menegaskan pengaturan lalu lintas tersebut bersifat situasional sehingga pola dapat disesuaikan sewaktu-waktu berdasarkan tingkat kepadatan dan kebutuhan keamanan di lokasi.

Rekomendasi