Helikopter TNI AD Kecelakaan Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Helikopter TNI AD Mi-17V5 mengalami kecelakaan saat memadamkan karhutla di Seruyan, Kalteng. Kapuspen TNI menyebut penanganan dan evakuasi kru masih berlangsung.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya- Reporter
Helikopter TNI AD Kecelakaan Saat Padamkan Karhutla di Kalteng
Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Kalteng. Foto: Dispenad

Helikopter Mi-17V5 milik TNI AD mengalami kecelakaan saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Penanganan dan evakuasi terhadap kru tengah berlangsung.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa informasi awal yang diterima berkaitan dengan misi pemadaman karhutla.

"Betul (kecelakaan ketika pemadaman karhutla). Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan," kata Nas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/11/2026).

Nas meminta publik menunggu kabar lanjutan, termasuk terkait kondisi para personel di dalam helikopter.

"Crew on board 8 orang, (info korban) agar menunggu (kabar selanjutnya), sedang dilaksanakan penanganan," kata Nas.

Helikopter TNI AD Bawa 8 Personel

Laporan awal menyebut helikopter berjenis Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235. Titik kecelakaan berada di perairan Laut Pematang Limau, sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Di dalamnya terdapat delapan personel. Di antaranya Mayor CPN Dudi bertugas sebagai pilot dan Kapten CPN Hafiz sebagai kopilot.

Dari delapan personel tersebut, enam orang telah berhasil dievakuasi. Dua personel pertama dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172 untuk dibawa ke rumah sakit melalui Bandara Kuala Pembuang.

Empat personel lainnya dievakuasi ke Pos Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di kawasan Pematang Limau. Adapun dua personel lainnya masih dalam proses pencarian.

Rekomendasi