Sopir Pajero Jadi Tersangka usai Tabrak Bocah hingga Tewas di Jaksel

Sopir Pajero tersangka dalam kecelakaan yang tewaskan pelajar SMP di Mampang, Jaksel. Polisi memaparkan temuan awal dan hasil tes urine.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya- Reporter
Sopir Pajero Jadi Tersangka usai Tabrak Bocah hingga Tewas di Jaksel
Pajero Tabrak Siswa SMP di Jaksel hingga Tewas. Foto: Antara/Luthfia Miranda Putri

Polisi menetapkan ADPI sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pelajar ATM (14) di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026) dini hari. Penetapan itu disampaikan Polda Metro Jaya pada Rabu (21/10/2026).

"Ya (ditetapkan tersangka)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).

Perkara ini memasuki hari ketiga penanganan sejak insiden terjadi. Keterangan mengenai proses penahanan tersangka masih perlu diperjelas oleh penyidik. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap ADPI.

"Pembersihan laboratorium menunjukkan tes ADPI, tersangka ADPI negatif narkotika," jelas dia.

Penyidik masih mendalami latar belakang kecelakaan. ADPI dan kendaraan yang menjadi barang bukti saat ini diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Pengemudi dan kendaraan barang bukti masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan dan ini memerlukan latar belakang seorang masih dalam pendalaman," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi.

Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian

Warga bernama Sadianti mengaku mendengar benturan keras di Jalan Mampang Prapatan pada Minggu (18/10/2026) dini hari. Ia sempat menyangka suara itu berasal dari tawuran sebelum mengetahui ada kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil Pajero.

"Tahu-tahu, masih ada anak-anak pada nangis. Saya dengar suara seperti benda jatuh, keras sekali, terus seperti suara pecahan kaca. Saya pikir itu tawuran," kata Sadianti saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (20/10/2026).

Menurut Sadianti, sebagian besar warga saat itu sedang tidur. Suaminya bersama anak mereka keluar rumah memeriksa sumber suara dan mendapati seorang korban tergeletak di dekat mobil yang terlibat kecelakaan.

Warga kemudian mengetahui seorang anak tertabrak mobil. Sadianti bersama suaminya membantu membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mampang.

Ia menyebut korban sempat merespons usai kejadian. Korban bahkan sempat bangun dan duduk sebelum dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Rekomendasi