Harga emas Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dipatok Rp 2.554.000 per gram atau turun Rp 10.000 per gram.
Dibanding posisi kemarin di Rp 2.564.000 per gram, koreksi harga emas berlanjut sehingga total penurunan dalam dua hari mencapai Rp 20.000.
Harga beli kembali (buyback) Antam turut dipangkas Rp 10.000 menjadi Rp 2.369.000 per gram. Buyback adalah nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emas batangan ke Antam.
Rincian harga emas Antam hari ini:
- 0,5 gram: Rp 1.327.000
- 1 gram: Rp 2.554.000
- 2 gram: Rp 5.058.000
- 3 gram: Rp 7.569.000
- 5 gram: Rp 12.585.000
- 10 gram: Rp 25.090.000
- 25 gram: Rp 62.560.000
- 50 gram: Rp 124.955.000
- 100 gram: Rp 249.760.000
- 250 gram: Rp 624.090.000
- 500 gram: Rp 1.247.900.000
- 1.000 gram: Rp 2.494.600.000.
Harga emas Antam bersifat dinamis mengikuti kondisi pasar dan tren global. Sebagai catatan, rekor tertinggi sepanjang masa tercapai pada Kamis (29/1/2026) di Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback saat itu Rp 2.989.000 per gram.
Dalam transaksi emas batangan Antam berlaku ketentuan perpajakan PPh Pasal 22 sebesar 0,25% dari harga dasar pembelian. Untuk transaksi buyback di atas Rp 10.000.000, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari nilai transaksi.
Advertisement
Harga Emas Dunia Melemah Jelang Rapat The Fed
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Sebelumnya, harga emas dunia terkoreksi tipis pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026 (Rabu pagi waktu Jakarta) seiring pasar mencermati peluang kenaikan suku bunga AS menjelang pertemuan kebijakan The Federal Reserve pekan depan. Mengutip CNBC, Rabu (21/10/2026), harga emas spot turun 0,3% ke US$ 4.125,90 per ons pada pukul 14.05 EDT (18/05 GMT).
Kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember ditutup melemah 0,4% di US$ 4.142,60 per ons.
"Inflasi dan suku bunga the Fed merupakan faktor utama yang menjadi tantangan bagi emas saat ini. Untuk sementara waktu, obligasi pemerintah AS tampak lebih menarik dibandingkan emas sebagai aset aman," ujar Senior Market Strategis StoneX, Bob Haberkorn.
Ia menuturkan, level 4.000 dolar AS merupakan angka penting yang perlu diperhatikan untuk menilai daya tahan harga emas di atasnya.
"Banyak dari hal tersebut, untuk saat ini, akan bergantung pada apa yang disampaikan oleh The Fed," ujar Haberkorn.
The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin pada September, kenaikan pertama tahun ini. Meski sejumlah pejabat The Fed belakangan mengisyaratkan tidak mendesak melakukan pengetatan tambahan pada pertemuan 27–28 Oktober 2026, perangkat FedWatch CME menunjukkan pasar masih melihat peluang 92% kenaikan suku bunga pada Desember.
Advertisement
Harga Emas Turun 26% dari Puncak Januari
Harga emas saat ini masih sekitar 26% di bawah rekor tertinggi US$ 5.594,82 pada Januari, dan sekitar 22% di bawah level ketika perang di Iran dimulai, periode ketika kekhawatiran inflasi energi sempat memicu spekulasi kenaikan suku bunga.
Secara tradisional, emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi. Namun, daya tariknya sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung berkurang di lingkungan suku bunga tinggi.
Investor turut menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS pekan depan, indikator inflasi acuan The Fed, untuk melihat apakah tekanan harga masih berlanjut dan bagaimana implikasinya terhadap prospek suku bunga.
Dari Asia, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menyebut inflasi inti sudah "cukup dekat" dengan target 2%, mengisyaratkan ruang bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Di pasar logam lainnya, perak spot naik 1,4% menjadi US$ 57,86 per ons, platinum menguat 1% ke US$ 1.656,85 per ons, sementara paladium terkoreksi 1,3% ke US$ 1.105,50 per ons.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156437/original/071770600_1663062666-Emas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4477887/original/010773400_1687477107-Harga_Minyak_Dunia_Freepik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378268/original/048579200_1792495109-KMP_Batu_Mandi_terbakar_di_perairan_Merak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377896/original/093378800_1792481638-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_14.26.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378282/original/011655400_1792495467-72a154901627065db3840a7e8ba52a1d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378297/original/039518500_1792496817-WhatsApp_Image_2026-10-14_at_14.14.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)