Duta Besar Inggris untuk Indonesia HE Dominic Jermey mengunjungi Universitas Hasanuddin, Makassar. Kedatangannya membahas ekonomi hijau dan pertumbuhan rendah karbon.
Dalam kesempatan itu, Dominic sempat menyinggung soal perubahan iklim hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa mengancam masyarakat.
Dominic menceritakan, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband telah menyampaikan sikap di Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terkait krisis iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati. Ini adalah ancaman keamanan nasional dan global.
Selain itu, Karhutla yang belum pernah terjadi sebelumnya, kekeringan, gagal panen, dan panas ekstrem sangat memengaruhi ketahanan masyarakat. Kerentanan dalam perekonomian, dan ekosistem di seluruh dunia.
"Banyak masyarakat yang terancam atau terkena dampak kerentanan menghadapi kebutuhan kemanusiaan yang parah, sangat rentan terhadap krisis iklim," ujarnya di Ruang Senat Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin Makassar, Senin (19/10).
Semua negara akan mengalami dampak perubahan iklim. Termasuk Indonesia. Untuk itu diperlukan inovasi, investasi, dan keterampilan untuk membangun masa depan yang tangguh dan sejahtera. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi alam yang besar yang dimanfaatkan oleh seluruh rakyat.
"Untuk negara sebesar dan beragam seperti Indonesia, pertanyaan ini sangat penting. Indonesia memiliki hutan, lahan gambut, bakau, garis pantai, lautan, dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Pada saat yang sama, Indonesia memiliki kota-kota yang berkembang, industri yang meluas, dan jutaan orang yang mata pencahariannya bergantung langsung pada sumber daya alam," tegasnya.
Dominic mengapresiasi peran Unhas dalam Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon (LCDI), program kerja sama Indonesia-Inggris yang telah berjalan lebih dari satu dekade.
Khususnya inovasi Fakultas Peternakan Unhas yang memimpin pengelolaan sampah organik terpadu menggunakan teknologi maggot dan ayam Alope sebagai contoh nyata ekonomi sirkular.
"Tantangan global membutuhkan kerja sama internasional. Namun, solusi harus dimulai dari suatu tempat. Di laboratorium. Di pertanian. Di desa. Di kota seperti Makassar. Jangan pernah meremehkan ide kecil, karena hampir setiap ide transformatif dulunya kecil," katanya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377213/original/038874400_1792412923-IMG-20261019-WA0034.jpg)
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Pemerintah Inggris terhadap berbagai program kolaborasi yang dikembangkan bersama Unhas.
Ia menegaskan, salah satu misi utama Unhas adalah mengembangkan riset yang mampu menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Menurut Jamaluddin, salah satu fokus kerja sama tersebut adalah mengubah sampah menjadi sumber daya produktif melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.
Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pengurangan dampak lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat.
“Low Carbon Development tidak hanya didasarkan pada kesadaran terhadap perubahan iklim, tetapi juga bagaimana upaya tersebut dapat dikonversi menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” tutur Jamaluddin.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377214/original/025509700_1792412924-IMG_20261019_110358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377202/original/057909200_1792411519-IMG_0380.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377212/original/008423800_1792412710-karhutla-di-mentigen-kawasan-gunung-bromo-menewaskan-tiga-9q-erzk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377188/original/009728100_1792411263-Screenshot_2015-10-19_185906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331244/original/062823900_1787529233-CFD_di_Palembang_dikepung_asap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377181/original/046008900_1792410731-1001384788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377154/original/032616600_1792407138-243237.jpg)