Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra Tertinggi, PDIP dan Golkar Membayangi

Survei Poltracking menempatkan Gerindra di posisi teratas, diikuti PDIP dan Golkar. Ada catatan penting dan data responden ragu. Ini rinciannya.

Tim News
Oleh Tim News- Reporter
Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra Tertinggi, PDIP dan Golkar Membayangi
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid (Youtube Poltracking TV)

Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Poltracking Indonesia. Gerindra unggul dari PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar yang masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga.

Dalam survei tersebut, Gerindra memperoleh elektabilitas 22,9 persen. PDIP menyusul dengan 13,4 persen, sedangkan Golkar meraih 9,1 persen.

"Elektabilitas Gerindra tertinggi, kemudian disusul PDIP, Golkar, PKB, kemudian PKS, Demokrat, NasDem," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, dalam tayangan di kanal YouTube Poltracking, Senin (19/10/2026).

Hanta menilai sejumlah partai berpeluang kembali lolos ke parlemen jika ambang batas parlemen atau parliamentary threshold tetap ditetapkan sebesar 4 persen.

"Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP dan Geindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4% karena angka mereka ada di 4% atau lebih," ujar Hanta.

Meski demikian, Hanta mengingatkan masih ada sebagian responden yang belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban. Kondisi ini berpotensi memengaruhi perolehan elektabilitas partai pada hari pemungutan suara.

"Tapi jangan lupa survei ini ada yang tidak tahu tidak jawab 24,2% seperti seperempat dari responden masih merahasiakan atau tidak menjawab. Artinya pada hari H ini kan nol angka tidak tahu tidak jawabnya perolehan elektabilitas partai pasti tentu di atas ini semua," tambahnya.

Survei Poltracking Indonesia berlangsung pada 30 September hingga 7 Oktober 2026. Responden merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, yakni berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Rekomendasi