Kronologi Bayi 28 Hari Dicekoki Telur Mentah oleh Neneknya Berujung Meninggal Dunia

Bayi Alena sempat mendapat penanganan di rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Kronologi Bayi 28 Hari Dicekoki Telur Mentah oleh Neneknya Berujung Meninggal Dunia
Ilustrasi bayi baru lahir. (dok. Omar Lopez/Unsplash)

Bayi perempuan bernama Alena yang baru berusia 28 hari dilaporkan meninggal dunia setelah diduga dicekoki telur mentah oleh neneknya sendiri. Telur tersebut diberikan dengan maksud menurunkan demam yang dialami bayi malang itu.

Kabar meninggalnya Alena mencuat di media sosial Threads setelah akun @calisthaarisha, yang mengaku sebagai tante korban, mengungkap kondisi keponakannya hingga akhirnya meninggal dunia.

Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut menyebut Alena sempat berada dalam kondisi kritis setelah menerima makanan yang tidak semestinya diberikan kepada bayi seusianya.

"Belum genap 1 bulan usianya di dunia ini harus berjuang di karena keadaannya yg kritis setelah dicekokin neneknya sendiri telur mentah. Iya sekali lagi TELUR MENTAH!! gak kokk ga salah baca," tulis akun @calisthaarisha.

Berdasarkan penuturan akun tersebut, tindakan sang nenek dilatarbelakangi keinginan untuk meredakan demam cucunya. Namun, cara yang dilakukan justru diduga membahayakan kondisi kesehatan Alena.

Bayi yang bahkan belum genap berusia satu bulan itu kemudian dilaporkan mengalami kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Melalui unggahan lainnya, akun @calisthaarisha menyampaikan kabar duka sekaligus mengucapkan terima kasih kepada warganet yang telah memberikan doa dan dukungan selama Alena berjuang.

"Teman teman threads, terima kasih banyak untuk doa kalian buat alena ya dengan berat hati aku menyampaikan alena telah berpulang, alena sudah tidak sakit lagi, alena sudah jadi bidadari di sana," tulisnya.

Unggahan tersebut juga menyinggung persoalan keluarga yang disebut telah mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, pemilik akun tidak menjelaskan secara terperinci langkah yang telah ditempuh.

Ia menyebut Ariana, yang diduga merupakan ibu Alena, belum siap memberikan penjelasan mengenai persoalan yang terjadi dalam keluarganya.

"Untuk permasalahan keluarga suami ariana, SUDAH KAMI TINDAK LANJUTI, makanya ariana meminta untuk tidak membahasnya karna ariana juga belum siap menjawab pertanyaan pertanyaan kalian mohon doa untuk alena di surga yaa," lanjutnya.

 

RS Soetomo Buka Suara

Bayi Alena sempat mendapatkan perawatan di RSUD DR Soetomo Surabaya. Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Bagian Umum RSUD Dr. Soetomo, Robeth Jabbar.

Ia menyatakan, bahwa pasien tersebut memang masih berusia 28 hari saat dinyatakan meninggal.

"Pasien tersebut memang benar sempat di rawat di RSDS dan tim medis telah memberikan upaya penanganan maksimal sesuai standar pelayanan dan kebutuhan pasien. Namun pasien dinyatakan meninggal dunia (Minggu) pagi sekitar pukul 07.10 Wib.28 hari usia adeknya saat meninggal," ujarnya.

Sayangnya, ia tak dapat menjelaskan secara detail terkait dengan diagnosa pasien dengan alasan menghormati masa berduka pihak keluarga.

"Terkait kronologis dan detail diagnosa pasien, kami tidak dapat menyampaikannya secara terbuka serta demi menghormati masa berduka pihak keluarga," tegasnya.

Rekomendasi