Identitas seorang pria yang ditemukan tewas di dalam gardu listrik PLN di sekitar LRT Pancoran, Jakarta Selatan, masih menjadi misteri. Hingga saat ini, pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi korban karena sidik jarinya tidak dapat terbaca dan kondisi wajahnya sulit dikenali.
"Terkait temuan mayat di dalam gardu listrik, hingga saat ini identitas si mayat itu belum diketahui. Sidik jarinya tidak terbaca dan wajahnya tidak dikenali," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, kepada wartawan, dikutip Jumat (4/9/2026).
Joko menambahkan bahwa pemeriksaan untuk mengungkap identitas korban telah melibatkan tim Inafis untuk mengecek sidik jari. Apabila sidik jari korban dapat ditemukan, diharapkan identitasnya bisa segera diketahui.
Sementara itu, hingga kini belum ada pihak keluarga yang datang ke Polsek atau Polres untuk mencari anggota keluarganya yang mungkin dilaporkan hilang. "Sampai saat ini belum ada keluarga yang datang ke Polsek atau Polres untuk mencari," tuturnya.
Pria tanpa identitas ini ditemukan tewas di dalam gardu listrik LRT di kawasan Pancoran pada Selasa (1/9/2026). Polisi menduga bahwa pria tersebut meninggal dunia akibat tersengat listrik bertegangan tinggi.
Advertisement
Cara Korban Masuk Gardu
Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, menjelaskan bahwa pria tersebut masuk ke dalam gardu melalui bagian bawah sambil membawa kantong plastik, gergaji besi, dan topi. Ia kemudian naik hingga lantai dua gardu.
"Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik, gergaji, dan topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Suminto kepada wartawan pada Selasa malam.
Polisi menerima laporan mengenai penemuan korban sekitar pukul 17.50 WIB. Saat ditemukan, pria tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tidak membawa identitas seperti KTP.
Dari barang-barang yang ditemukan di sekitar korban, polisi menduga pria tersebut berencana mengambil kabel di dalam gardu. Gardu tersebut diketahui menjadi salah satu sumber pasokan listrik untuk operasional LRT yang berada di atasnya.
"Ya, diduga Mr. X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," ujar Suminto.