Manajemen Pabrik Sabun di Simalungun Buka Suara Soal Kebakaran Menewaskan Tiga Pekerja

Pihak manajemen menyatakan bakal memperketat pengawasan operasional serta mengevaluasi seluruh vendor beraktivitas di lingkungan perusahaan.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Manajemen Pabrik Sabun di Simalungun Buka Suara Soal Kebakaran Menewaskan Tiga Pekerja
Kebakaran pabrik sabun di KEK Sei Mangke Simalungun. (Istimewa).

PT Evyap Sabun Indonesia akhirnya angkat bicara merespons insiden kebakaran maut menghanguskan pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. Pihak manajemen memastikan akan memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban serta mengevaluasi total kinerja mitra vendor.

​Regional HR & Corporate Services Director PT Evyap Sabun Indonesia, Farid Basir menegaskan bahwa hak-hak para korban akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan berlaku.

​"Kami berkomitmen untuk memberikan segenap dukungan dan bantuan yang dapat kami upayakan kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak. Keselamatan dan kesejahteraan karyawan, tenaga kontraktor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan senantiasa menjadi prioritas utama kami," ujar Farid saat melalui keterangan tertulisnya, Kamis (3/9) malam.

​Berdasarkan data perusahaan, tiga korban jiwa dalam insiden tersebut merupakan pekerja vendor konstruksi sedang melakukan perbaikan di area pabrik.

Farid memastikan bahwa tidak ada korban luka lain yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Evaluasi Pabrik

Menyoroti penyebab kecelakaan kerja berujung maut tersebut, pihak manajemen menyatakan bakal memperketat pengawasan operasional serta mengevaluasi seluruh vendor beraktivitas di lingkungan perusahaan.

​"Kami tengah mengevaluasi dampak insiden ini terhadap kegiatan operasional perusahaan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan operasional, dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama," kata Farid.

​Saat ini, PT Evyap terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan tim tanggap darurat guna memastikan seluruh area pabrik dalam kondisi steril serta membantu proses investigasi penyebab pasti kebakaran.

Seperti diberitakan sebelumnya tiga pekerja subkontraktor dilaporkan dalam insiden kebakaran melanda pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, sekitar pukul 10.10 WIB, Kamis (3/9).

Ketiga korban tewas tersebut merupakan pekerja 'helper' las dari PT Nirwana Mahanu Putra, vendor konstruksi menjadi mitra PT Evyap Sabun Indonesia. Para korban masing-masing bernama Nasri Efendi (43), Mhd. Rifaldi (26), dan Sumadi (39), seluruhnya merupakan warga asal Kabupaten Batu Bara.

Rekomendasi