Tingkat Kepuasan Publik Terbaru Terkait Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei melibatkan 1.260 responden di 38 provinsi.

Dimas Ramadhan Wicaksana
Tingkat Kepuasan Publik Terbaru Terkait Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Tingkat Kepuasan Publik Terbaru Terkait Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran versi Tempo Data Science (Foto: Dimas Ramadhan/Liputan6.com)

Tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali diluncurkan. Kali ini oleh unit riset Tempo Data Science.

Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo-Gibran mengalami penurunan. Tercatat hanya 37 persen saja yang menyatakan puas, per Agustus 2026.

General Manager Tempo Data Science, Khairul Anam, menjelaskan tingkat 37 persen itu merupakan hasil gabungan antara yang puas di 34% dan sangat puas di 3%.

"Kalau kita konversi dalam bentuk skor dengan skala 1 sampai 10, kinerja pemerintah itu ada di skor 5,7 per 10," kata Khairul Anam dalam peluncuran hasil survei di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Khairul Anam mengatakan, penurunan ini terbilang signifikan. Sebab angkanya cukup jauh dibandingkan dalam dua periode survei sebelumnya pada Desember 2025 dan Maret 2026.

"Trennya bisa kita lihat sangat anjlok, sangat turun drastis, begitu ya. Di Desember 2025 itu approval rating masih 75%. Kemudian di Maret 2026 itu turun di 58%, dan di Agustus 2026 turun di 37%," kata Anam.

Survei itu juga lebih merinci tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo dan Gibran secara individu. Untuk Prabowo misalnya, tercatat hanya dapat kepuasan publik 40 persen. Jumlah ini juga mengalami penurunan dari Desember 2025 (70 persen) dan Maret 2026 (61 persen).

Sementara Gibran, angkanya lebih rendah lagi dengan 33 persen saja. Nilai itu juga anjlok karena sebelumnya angka kepuasan publik terhadap wapres adalah 57 persen pada Desember 2025 dan 50 persen pada Maret 2026.

 

Usia hingga Are yang Paling Rasakan Ketidakpuasan

Dalam survei, tercatat pula bahwa tingkat ketidakpuasan tertinggi ada pada responden usia muda. Yakni sebesar 74 persen dari usia 26 hingga 30 tahun, yang merupakan usia produktif.

"Kemudian di usia 21 sampai 25 tahun. Ini ketidakpuasan tertinggi ada di usia ini," katanya.

Sementara untuk demografi area, Banten jadi daerah dengan tingkat ketidakpuasan tertinggi dengan 76 persen. Lalu Jakarta sebagai ibu kota dengan 73 persen dan Sumatera serta Jawa Berat dengan 66 persen.

 

Metodologi Riset & Profil Sampel

Adapun survei dilaksanakan pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2026. Survei ini bertujuan untuk mengukur persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka menjelang usia pemerintahan 3 tahun (Survei dilakukan 31 Juli - 11 Agustus 2026).

Pelaksanaan surveinya menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan melibatkan 1.260 responden (usia 17+ tahun/sudah menikah) yang tersebar proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Sementara margin errornya 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%, dan wawancara dilakukan secara tatap muka.

Rekomendasi