Tim SAR gabungan Bali melakukan pemantauan udara mencari penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tim SAR memastikan sudah tidak ada penumpang atau korban di kapal KMP Putri Yasmin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram untuk mencari penumpang.
"Hari ini sudah melaksanakan operasi SAR pencarian terhadap KMP Putri Yasmin yang terbakar. Hari ini juga, kami sudah mengerahkan alut udara (alat utama helikopter) dari SGI Air Bali, yang kami laksanakan kurang lebih terbang 1 jam 40 menit yang kami laksanakan," kata Sidakarya, Rabu (12/8).
Dia menerangkan, operasi SAR tersebut meliputi udara dan di laut. Hasil pemantauan sudah tidak ditemukan penumpang atau anak buah kapal (ABK) di KMP Putri Yasmin atau di sekitar kapal tersebut.
"Sudah melaksanakan searching di atas kapal terbakar Putri Yasmin tersebut. Tetapi tidak melihat ABK-ABK yang masih ada di board kapal yang terbakar dan ada lima liferaft atau perahu karet tetapi tidak ada korban atau penumpang. Dan kita melihat dengan liferaft-liferaft, kurang lebih ada 5 yang kita lihat di di atas permukaan. Tetapi tidak ada korban atau yang kita cari dan nihil semuanya. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dalam misi kemanusiaan ini berjalan dengan aman dan lancar," ujar Sidakarya.
Sidakarya mengatakan, jumlah penumpang (KMP) Putri Yasmin telah dievakuasi masih di data kantor SAR Mataram.
"Untuk evakuasinya masih di data oleh SMC Kansar Mataram," ujar dia.
Advertisement
Sebelumnya, puluhan penumpang dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin mengalami kebakaran saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai, di Kabupaten Karangasem, Bali.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, Kompol I Wayan Gede Wirya mengatakan, 35 penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai, Bali.
"Ada 35 orang (diantarnya) 30 dewasa dan 5 anak-anak. Semua dalam keadaan sehat dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing," kata Wirya saat dikonfirmasi, Rabu (12/8).
Seperti diketahui, Kantor SAR Mataram saat ini tengah melakukan operasi SAR intensif menyusul insiden kebakaran menimpa KMP Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok, pada Rabu (12/8) pagi.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.
"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, rigit inflatable boat (RIB), dan rigit buoyancy boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," kata Hariyadi.