Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas menjelang pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto. Persiapan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama proyek yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menyatakan bahwa skema rekayasa lalu lintas telah dimatangkan dan kini hanya menunggu pelaksanaan pembangunan oleh kontraktor. Pembangunan underpass ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi saat kereta api melintas.
Proyek pembangunan underpass Jalan Gatot Subroto ini memiliki pagu anggaran sekitar Rp150 miliar dan telah memasuki tahap penandatanganan kontrak. Pembangunan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang bertujuan menghilangkan perlintasan sebidang.
Advertisement
Advertisement
Skema Rekayasa Lalu Lintas di Cimahi
Dalam skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan, kendaraan besar seperti truk dan bus dari atau menuju Gerbang Tol Baros akan diarahkan melalui Jalan Mahar Martanegara atau Gerbang Tol Pasirkoja. Pengalihan rute ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di sekitar area proyek.
Sementara itu, kendaraan kecil dari arah utara menuju selatan yang biasanya melintasi Jalan Gatot Subroto akan dialihkan melalui Jalan Pasir Kumeli. Endang menambahkan bahwa pengalihan arus kendaraan kecil ini masih akan disesuaikan dengan metode pekerjaan kontraktor, termasuk kemungkinan pembangunan jalan sementara selama konstruksi.
Untuk kendaraan dari arah Padalarang, rute yang disiapkan adalah melalui Jalan Usman Dhomiri menuju Pondok Dustira, dan kemudian kembali ke Jalan Sudirman. Arus kendaraan dari Baros dan Leuwigajah menuju pusat Kota Cimahi atau Cisarua-Lembang akan tetap menggunakan underpass Sriwijaya.
Advertisement
Akses warga di sekitar Sukimun juga akan dialihkan melalui Jalan Gajah Mada. Dinas Perhubungan Kota Cimahi bersama TNI dan Polri akan menempatkan personel di sejumlah titik pengaturan arus serta melengkapi rambu-rambu lalu lintas untuk mendukung kelancaran rekayasa ini.
Advertisement
Anggaran dan Tujuan Pembangunan Underpass
Proyek pembangunan underpass Jalan Gatot Subroto ini merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran transportasi di Cimahi. Berdasarkan informasi dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat, proyek ini memiliki pagu anggaran sekitar Rp150 miliar.
Pembangunan ini bertujuan utama untuk menghilangkan perlintasan sebidang, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Keberadaan perlintasan sebidang seringkali menjadi pemicu kemacetan dan kecelakaan, terutama saat kereta api melintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, berharap pembangunan underpass ini dapat secara signifikan mengurai kemacetan yang kerap terjadi. Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh perlintasan kereta api.
Advertisement
Sumber: AntaraNews