Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Minta Maaf Pascaditahan KPK

Ada tiga orang lain yang juga sedang ditahan bersama Anonm

Dimas Ramadhan Wicaksana
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Minta Maaf Pascaditahan KPK
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berjalan menuju mobil tahanan di KPK

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anom ditahan bersama tiga orang lainnya.

Saat keluar dari gedung KPK menuju mobil tahanan, Bupati Anom tidak banyak berkomentar. Dia hanya menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

"Kita paham situasinya, kita minta maaf semua," ungkap Anom secara singkat di hadapan para jurnalis di Gedung KPK, Jakarta, pada hari Kamis (30/7/2026).

Anom beserta tiga orang lainnya menjalani pemeriksaan yang cukup intensif sejak malam Selasa (28/7). Mereka meninggalkan ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.34 WIB dengan kondisi tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Keempatny kini ditahan di Rumah Tahanan Gedung Merah Putih KPK.

Bupati Anom Dijerat 2 Kasus

Bupati Anom sebelumnya diduga terlibat dalam dua kasus yang berbeda, yaitu jual beli jabatan dan penerimaan uang terkait proyek daerah.

Penangkapan mereka dilakukan oleh KPK melalui operasi tangkap tangan yang berlangsung pada malam Selasa (28/7) hingga dini hari Rabu (29/7). Dalam operasi tersebut, total ada 21 orang yang berhasil diamankan, termasuk Anom yang ditangkap di Jakarta. Selain itu, 12 orang lainnya juga dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi