Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Noora Health meluncurkan Oasis Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi), layanan konsultasi kesehatan berbasis WhatsApp yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
Inovasi layanan kesehatan digital tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung ke Banyuwangi, Sabtu (18/7). Kehadiran Oasis Wangi diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh informasi dan konsultasi kesehatan kapan saja tanpa dibatasi jam pelayanan.
Advertisement
Menkes Apresiasi Digitalisasi Layanan Kesehatan Banyuwangi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu strategi efektif dalam mendorong upaya promotif dan preventif sehingga masyarakat dapat menjaga kesehatannya sejak dini.
"Digitalisasi yang dilakukan di Banyuwangi ini luar biasa. Ini merupakan langkah cerdas untuk melakukan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat," ujar Budi Gunadi.
Ia juga menilai komitmen Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, patut menjadi contoh bagi daerah lain.
"Kita perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk ini untuk bisa mempercepat layanan seperti ini ke seluruh Indonesia," katanya.
Advertisement
Konsultasi Kesehatan Cukup Lewat WhatsApp
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, Oasis Wangi dikembangkan agar layanan pendampingan kesehatan keluarga dapat diakses masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi telah bekerja sama dengan Noora Health dalam program pelatihan pendamping kesehatan keluarga. Namun, layanan tersebut masih terbatas pada jam kerja.
"Awalnya kami bekerja sama dengan Noora Health untuk pelatihan pendamping kesehatan keluarga. Pendampingan ini terbatas jam kerja. Kami ingin program pendampingan ini bisa lebih mudah diakses dan tak terbatas waktu kerja," ujar Ipuk.
Melalui Oasis Wangi, masyarakat Banyuwangi maupun keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan hanya melalui aplikasi WhatsApp.
Tak hanya menjawab pertanyaan kesehatan secara real time, platform tersebut juga akan memberikan edukasi serta tips kesehatan secara berkala kepada masyarakat.
"Cukup melalui WhatsApp, warga bisa menanyakan berbagai informasi kesehatan secara realtime. Juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler," jelas Ipuk.
Advertisement
Hasil Kolaborasi Pemkab Banyuwangi dan Noora Health
Ipuk mengatakan, pengembangan Oasis Wangi merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Noora Health yang telah dimulai sejak tahun lalu.
Kolaborasi tersebut diawali dengan pelatihan tenaga pendamping kesehatan keluarga, kemudian dikembangkan menjadi layanan konsultasi digital yang dapat diakses selama 24 jam.
Co-Founder dan Co-CEO Noora Health, dr. Shahed Alam, menyambut baik peluncuran platform tersebut. Menurutnya, inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
"Kami ingin turut memberikan dampak pada kesehatan global. Kali ini kami memulai di Banyuwangi dari sebuah ide kecil, tapi berdampak besar," ujar Shahed Alam.
Noora Health sendiri telah menjalin kerja sama dengan sedikitnya 14 kabupaten dan kota di Indonesia. Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang berhasil mengembangkan kolaborasi tersebut menjadi inovasi layanan kesehatan digital yang lebih luas dan mudah diakses masyarakat.