Ratusan warga Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan membentang bendera raksasa di sepanjang jalan sabuk merah.
Bendera berukuran 300 x 2 Meter itu dibentang disepanjang jalan dan diarak secara bersama-sama.
Masyarakat berpakaian adat tampak semangat dibawa terik matahari menggenggam merah putih di tangan mereka.
Advertisement
Pembentangan bendera raksasa ini sebagai bentuk memperkuat rasa nasionalisme masyarakat tapal batas dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Advertisement
Menurut Camat Musi, Jhon Olin, Rabu (14/82024) mengatakan, pembentangan bendera raksasa ini merupakan kerjasama antara Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata dan Polri, serta masyarakat dalam menjaga keamanan di perbatasan.
Advertisement
"Kegiatan ini saya nilai sangat positif untuk menimbulkan stabilitas wilayah antara Indonesia dan Timor Leste dan bisa dijadikan kegiatan ini sebagai reseprentatif, atau contoh untuk perbatasan-perbatasan darat lainnya di Indonesia,"
jelas Danki SSK 2 Pos Haumeni Ana, Lettu Kav. M. Buchori.
Menurutnya, selama dia bertugas selama 11 bulan di perbatasan RI-RDTL Sektor Barat, belum ada gangguan keamanan yang menonjol. Ini semua karena keterlibatan masyarakat menjaga kondusifitas wilayah perbatasan.
Advertisement
Masyarakat di perbatasan Indonesia-Timor Leste tepatnya di Kecamatan Musi diajak untuk terus semangat bekerja membangun negeri demi menuju Indonesia Emas 2045.