Kegiatan ini menjadi simbol penyucian diri umat Tri Dharma guna menghapus segala keburukan hati dan pikiran serta kembali suci.
Advertisement
Warga keturunan Tionghoa memandikan rupang atau patung dewa saat membersihkan Wihara Bahtera Bhakti, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024). Kegiatan bersih-bersih wihara merupakan bagian dari persiapan perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili.
Advertisement
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol penyucian diri umat Tri Dharma guna menghapus segala keburukan hati dan pikiran serta kembali suci.
Proses memandikan patung dewa dilakukan dengan air bunga sembilan rupa. Selain itu, papan nama, baju, dan altar dewa juga dibersihkan.
Tiap tahun menjelang Tahun Baru Imlek, patung dewa yang kotor penuh debu dibersihkan. Bersih-bersih ini juga mengartikan kesiapan umat secara fisik maupun batin.
Diketahui, wihara ini memiliki keterkaitan dengan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Nusantara beberapa ratus tahun lalu.
Advertisement
Warga keturunan Tionghoa memandikan rupang atau patung dewa saat membersihkan Wihara Bahtera Bhakti, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024).
Warga keturunan Tionghoa memandikan rupang atau patung dewa saat membersihkan Wihara Bahtera Bhakti, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024).
Warga keturunan Tionghoa memandikan rupang atau patung dewa saat membersihkan Wihara Bahtera Bhakti, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024).
Advertisement
Warga keturunan Tionghoa memandikan rupang atau patung dewa saat membersihkan Wihara Bahtera Bhakti, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024).