Menkes Jawab Kabar Jadi Menkeu di Kabinet Prabowo: Aku Mau Menteri Penerangan

Menkes Budi memberikan saran kepada pemerintahan terpilih untuk tidak sembarang memilih Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Menkes Jawab Kabar Jadi Menkeu di Kabinet Prabowo: Aku Mau Menteri Penerangan
Menkes Jawab Kabar Jadi Menkeu di Kabinet Prabowo: Aku Mau Menteri Penerangan (Merdeka.com)

Menkes Budi memberikan saran kepada pemerintahan terpilih untuk tidak sembarang memilih Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membuka suara terkait dirinya yang diisukan bakal menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) dalam kabinet pemerintahan baru pada periode mendatang.

"Kalau ada posisi kayak zamannya Pak Harto jadi Menteri Penerangan yang ngurusin wartawan, aku mau jadi Menteri Penerangan," kata Menkes Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/5), demikian dikutip Antara.

Saat ditanya lebih lanjut, Menkes Budi tidak mengiyakan maupun menepis isu tersebut.

Saat ditanya lebih lanjut, Menkes Budi tidak mengiyakan maupun menepis isu tersebut.<br>
Dok. Istimewa

"Itu kan pembicaraan teman-teman wartawan, yang memutuskan kan nanti presiden yang memilih," ucap Budi.

Menjelang usianya yang ke-60, Menkes Budi mengungkapkan dirinya justru ingin melakukan hal lain, seperti ingin mengikuti kejuaraan lomba lari marathon di Berlin, Jerman.

Menjelang usianya yang ke-60, Menkes Budi mengungkapkan dirinya justru ingin melakukan hal lain, seperti ingin mengikuti kejuaraan lomba lari marathon di Berlin, Jerman.<br>
© 2024 merdeka.com

"Kenapa? Sebagai Menkes mesti kasih contoh, kan hidup sehat," ujar Budi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terlepas dari itu, Menkes Budi memberikan saran kepada pemerintahan terpilih untuk tidak sembarang memilih Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan.

Menkes Budi menilai pendidikan dan kesehatan menjadi modal utama dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia harus meningkatkan pemasukannya dengan memaksimalkan bonus demografi yang ada, agar tidak menjadi negara kelas menengah selama-lamanya, atau terjebak dalam middle income trap.

Pendidikan dan kesehatan, kata dia, menjadi dua faktor penting dalam mewujudkan hal tersebut

"Jadi, Pak Prabowo, Pak Jokowi, pilih menteri apapun terserah, tapi Menteri Pendidikan dan Kesehatan jangan salah pilih," kata Budi.

Rekomendasi