Polisi sudah memeriksa 10 saksi terkait kematian mahasiswa tersebut.
Advertisement
Pelbagai cara dilakukan kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
Salah satunya dengan memeriksa rekaman CCTV di kampus tersebut.
Advertisement
Temuan Polisi
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, pemeriksaan rekaman CCTV dilakukan polisi dengan menyamakan keterangan para saksi. Polisi sudah memeriksa 10 saksi terkait kematian mahasiswa tersebut.
"Sekarang masih dilaksanakan pemeriksaan, nanti ada mengerucut untuk mengarah pada siapa yang melakukan kekerasan terhadap korban," kata Gidion kepada wartawan, Jumat (3/5).
Advertisement
Polisi menerangkan berdasarkan rekaman CCTV dugaan kekerasan terjadi di kamar mandi.
"Saya rasa CCTV cukup clear untuk menceritakan rangkaian peristiwa. Kejadian di salah satu kamar mandi artinya ini kegiatan yang memang tidak dilakukan secara resmi oleh lembaga. Ini kegiatan perorangan mereka, tidak dilakukan secara terstruktur maupun kurikulum tapi ini kegiatan inisiasi para siswa," ujar Gidion.
Advertisement
Polisi mengungkapkan terdapat luka diduga bekas kekerasan pada tubuh korban.
"Bagian sekitar ulu hati," ujar Gidion.
Advertisement
Korban pada saat diperiksa di klinik setempat sudah tidak bernyawa.
"Nadinya sudah berhenti, dan mungkin sudah bagian dari tanda-tanda hilang nyawa," kata Gidion.