Tak Mau Bayar Rp5.000, Seorang Pembeli Rusak Gerobak Tukang Bubur di Jaktim

Peristiwa ini terjadi di kawasan Tanjung Lengkong Kel. Bidaracina Kec. Jatinegara, Jakarta Timur, Jum'at (26/4) sore

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Tak Mau Bayar Rp5.000, Seorang Pembeli Rusak Gerobak Tukang Bubur di Jaktim
Tak Mau Bayar Rp5.000, Seorang Pembeli Rusak Gerobak Tukang Bubur di Jaktim (Merdeka.com)

Kasus ini sedang ditangani Polres Metro Jaktim. 

Sebuah gerobak milik penjual bubur dirusak gara-gara pembeli ogah membayar. Polisi pun kini memburu pelaku. 


Kejadian ini terjadi di kawasan Tanjung Lengkong Kel. Bidaracina Kec. Jatinegara, Jakarta Timur, Jum'at (26/4) sore.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menerangkan, kejadian berawal saat korban bernama Udin didatangi oleh dua orang konsumen. Mereka memesan bubur dengan harga Rp5.000.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

"Korban menyiapkan buburnya dan menyerahkan ke pelaku," kata Nicolas dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/4). 

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Nicolas mengatakan, korban menagih uangnya tapi tidak ditanggapi oleh pelaku. Saat itu, korban pun menegur pelaku

"Korban menyampaikan kepada pelaku bahwa kalau mau minta bubur bilang saja karena akan korban berikan secara cuma cuma," 

ujar dia.

merdeka.com

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Nicolas mengatakan, pelaku diduga tersinggung dengan ucapan korban. Dia kemudian pulang mengambil celurit.

"Pelaku datang sendirian menghampiri gerobak korban dan langsung mengebas celurit ke gerobak korban sebanyak 5 kali sehingga gerobak korban mengalami kerusakan. Selain itu, pelaku juga menendang gerobak korban sehingga gerobak korban terbalik," 

ujar dia.

merdeka.com

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Kasus ini sedang ditangani Polres Metro Jaktim. Nicolas mengatakan, pihaknya masih keberadaan pelaku.

"Kami berusaha terus untuk mengungkap keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan terhadap pelaku," tandas dia.

Rekomendasi