Bendera bulan bintang merupakan bendera yang digunakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Pria yang memasang bendera Bulan Bintang di kantor kepolisian sektor Samalanga, Bireuen, Aceh, akhirnya meminta maaf atas tindakannya tersebut.
"Saya Nasrudin alias Nyak Din meminta maaf kepada masyarakat Bireuen, dan Polres Bireuen, khususnya Polsek Samalanga, perihal pengibaran Bintang Bulan di Polsek Samalanga yang membuat gaduh," katanya dalam sebuah video beredar luas di jejaring media sosial dilihat merdeka.com, Senin (1/4).
Nasrudin yang tampak mengenakan peci putih, kaos kuning berkerah, dan memiliki sedikit jenggot itu mengaku juga menyesali perbuatannya.
Dia berdalih tindakan memasang bendera Bulan Bintang di pagar kantor polisi itu karena emosi sesaat, terkait kesalahpahaman penanganan kasus keluarganya di Polsek Samalanga.
Advertisement
"Ke depan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi, dan akan turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen," ujarnya.
Nasrudin mengaku membuat pernyataan tersebut atas kesadaran sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Sebelumnya diberitakan, video sejumlah pria bermobil mendatangi Mapolsek Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, kemudian mengibarkan bendera bulan bintang di pagar kantor polisi itu viral di media sosial.
Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko mengatakan, sejumlah pria itu memasang bendera bulan bintang di Polsek Samalanga, Jumat (29/3). Bendera bulan bintang merupakan bendera yang digunakan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Advertisement