Aksi bela Palestina yang digelar di depan Kedutaan Besar Mesir dilakukan untuk menuntut pembukaan jalur perbatasan Rafah secara permanen.
Advertisement
Peserta aksi bela Palestina membentangkan bendera merah putih di depan Kedutaan Besar Mesir, Jakarta, Senin (4/3/2024). Foto merdeka.com / Imam Buhori
Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Mesir agar melakukan langkah pencegahan kelaparan yang terjadi di Gaza akibat genosida yang dilakukan Israel. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Mereka berorasi menuntut pembukaan perbatasan Rafah secara permanen. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Pembukaan perbatasan secara permanen tersebut diserukan agar jutaan pengungsi warga Palestina di Gaza dapat selamat dari bombardir Israel. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Selama beraksi massa juga membawa alat masak dan makan seperti panci dan piring. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Piring-piring yang terbuat dari aluminium itu sebagai bentuk menyuarakan kelaparan di Gaza yang diderita warga Palestina akibat perang. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Selain piring, berbagai poster bertuliskan "Stop genosida"mereka tunjukkan selama beraksi. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Salah seorang demonstran menunjukkan poster bergambar warga Gaza yang berdesakan sedang mengantre makanan dan antrean truk bantuan yang tertahan di perbatasan Mesir. Foto merdeka.com / Imam Buhori
Seorang anak memegang poster mengikuti aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Mesir, Jakarta, Senin (4/3/2024). Foto merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Bendera Indonesia dan Palestinia berkibar selama aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Mesir, Jakarta, Senin (4/3/2024). Foto merdeka.com / Imam Buhori