Tragis Nasib Siswi SMA di Gowa, Diperkosa Ayah Lalu Dicekoki Obat Aborsi Berkali-Kali

Tragis Nasib Pelajar di Gowa, Diperkosa Ayah Lalu Dicekoki Obat Aborsi Berkali-Kali

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Tragis Nasib Siswi SMA di Gowa, Diperkosa Ayah Lalu Dicekoki Obat Aborsi Berkali-Kali
Tragis Nasib Siswi SMA di Gowa, Diperkosa Ayah Lalu Dicekoki Obat Aborsi Berkali-Kali (Merdeka.com)

Korban mengalami trauma sampai pingsan saat melapor ke polisi

Kepolisian Resor Gowa menangkap seorang pria inisial SY (55) yang tega melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya sendiri inisial NH (17). 

Kepolisian Resor Gowa menangkap seorang pria inisial SY (55) yang tega melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya sendiri inisial NH (17). 
Dok. Istimewa
Akibat tindakan bejat ayah kandungnya itu, korban mengalami trauma sampai pingsan saat melapor ke polisi pada Selasa (8/8) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Ajun Komisaris Bachtiar membenarkan korban sempat pingsan saat dimintai keterangan terkait kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah kandungnya. 

<div>Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Ajun Komisaris Bachtiar membenarkan korban sempat pingsan saat dimintai keterangan terkait kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah kandungnya.&nbsp;</div>
Dok. Istimewa
Pelajar sekolah menengah atas (SMA) itu harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. 

"Korban pingsan usai diambil keterangannya dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Korban mengalami trauma atas apa yang dialaminya," 

ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (10/8).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bahtiar menyebut korban diduga mengalami rudapaksa oleh ayah kandungnya lebih dari satu kali. Ia menyebut tindakan rudapaksa dilakukan SY terhadap anak kandungnya saat istrinya sudah meninggal dunia.

"Istrinya sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu, dan diduga saat itu pelaku melakukan rudapaksa terhadap korban berkali-kali," 

kata AKP Bachtiar

Kasus ini baru terungkap karena korban mengaku takut untuk melaporkan kejadian tersebut. Tetapi setelah dilakukan pendekatan, akhirnya korban mengungkapkan semuanya. 

"Kami awalnya dapat informasi sehingga kita lakukan langkah persuasif dan akhirnya korban mau berbicara," sebutnya.

Dicekoki Obat Pengguggur Janin

Dari penyelidikan, terungkap ayah kandungnya itu sering mencekokinya dengan sejumlah obat, termasuk obat penggugur janin. 


Bahkan, kata Bahtiar, pelaku sudah tidak hapal berapa kali mencekoki anaknya dengan obat penggugur kandungan.

"Katanya sering dikasih obat (penggugur kandungan) kalau korban merasa seperti ngidam," 

ungkap Bachtiar.

Bahtiar menambahkan usai pelaporan tersebut, pelaku diringkus di rumahnya di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Selasa (8/8). Kini korban mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). 

<div>Bahtiar menambahkan usai pelaporan tersebut, pelaku diringkus di rumahnya di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Selasa (8/8). Kini korban mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).&nbsp;</div>
Dok. Istimewa
"Pelaku sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya.
Rekomendasi