Empat Posko Pemuda Pancasila Diserang Puluhan Orang Tidak Dikenal

Namun belum diketahui kelompok yang melakukan perusakan tersebut.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Empat Posko Pemuda Pancasila Diserang Puluhan Orang Tidak Dikenal
Empat Posko Pemuda Pancasila Diserang Puluhan Orang Tidak Dikenal (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Puluhan orang tak dikenal merusak empat lokasi posko yang biasa digunakan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP). Pola pengrusakan dilakukan oleh rombongan. Mereka datang dan turun dari motor langsung melakukan perusakan dengan menghancurkan kursi, meja dan kaca.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, perusakan oleh sekelompok orang kepada posko dan area milik ormas Pemuda Pancasila terjadi pada Jumat 4 Agustus 2023. Posko tersebut berada di Ngaliyan, Semarang Selatan, Eks Terminal Penggaron dan Pasar Buah Penggaron.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Jadi tidak hanya merusak pos milik ormas. Di pos Penggaron ada pembakaran. Orang tak dikenal itu juga sebelumnya terjadi kasus penganiayaan dan perampasan yang terjadi di Eks Terminal Penggaron atau tepatnya di pasar buah," katanya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Usai kejadian, polisi akan menindaklanjuti dengan mengumpulkan bukti terkait ungkap kasus baik perampasan maupun penganiayaan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Dalam peristiwa malam itu ada 4 korban. 3 korban penganiayaan dan korban perampasan. Yang beratribut ormas hanya satu, tapi korban yang lain adalah pengunjung di eks Terminal Penggaron," ungkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari hasil keterangan saksi yang didapat, pelakunya sampai dengan saat ini adalah orang tak dikenal tapi jumlahnya hampir sama sekitar 50-an motor. Lalu diduga kuat adalah orang yang sama di 4 titik ini. Sedangkan untuk kerugian kalau di Penggaron ada pembakaran dan perusakan termasuk di Ngaliyan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Semalam ada 4 TKP, ngaliyan perusakan pos, selatan perusakan pos, pasar buah perusakan, di penggaron penganiayaan dan perampasan," ujarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara dari Korlap Pemuda Pancasila Ngaliyan, Mochtar, menyampaikan bahwa dirinya tak tahu persis kejadian perusakan poskonya. Pasalnya sebelum kejadian areanya aman-aman saja dan tidak ada yang bikin salah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kita tak tau persis, karena di sini itu aman-aman saja. Ini kita tak ada perselisihan dengan pihak manapun. Jam 03.00 WIB saya dikabari, bahwa Mako sudah hancur berantakan," kata dia.

Saat kejadian ia tidak berada dilokasi. Mochtar berharap tidak terjadi hal seperti ini soalnya dia tidak ingin punya musuh. "Jangan anarkis karena kita satu bangsa se tanah air kok. Soal permasalahan kita bisa berunding lah. Kita tak tau persis permasalahannya apa, tahu-tau kok dihancurin seperti ini. Ya Monggo kita serahkan ke pihak hukum," ungkapnya.

Rekomendasi