Heboh Vandalisme Tulisan ‘Depok’ di Gua Hira, Kemenag Buka Suara

Kemenag belum bisa memastikan apakah vandalisme itu dilakukan warga Depok atau bukan.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Heboh Vandalisme Tulisan ‘Depok’ di Gua Hira, Kemenag Buka Suara
Heboh Vandalisme Tulisan ‘Depok’ di Gua Hira, Kemenag Buka Suara (Merdeka.com)

Aksi vandalisme di Gua Hira ini diduga dilakukan warga Depok.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi vandalisme diduga dilakukan warga Depok, Jawa Barat, di Gua Hira, Arab Saudi, viral di media sosial. Aksi ini terlihat dari salah satu batu di Jabal Nur yang tertulis kata 'Depok'.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok buka suara terkait hal itu. Kepala Sub Bagian Kantor Kemenag Kota Depok, Hasan Basri menyayangkan kejadian tersebut.

“Jangan kita kotori kelestarian dan kebersihannya (Gua Hura), ini sayang kami sayangkan,”

kata Hasan Basri, Sabtu (22/7).

This is source 2

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia mengaku belum bisa memastikan apakah vandalisme itu dilakukan warga Depok atau bukan. Mengingat di provinsi lain juga ada nama Depok, selain di Jawa Barat. “Saya juga tidak tahu ya, mudah-mudahan sih bukan dari Depok Jawa Barat,” ujarnya.

Dia pun meminta agar seluruh jemaah bisa menjaga kebersihan di Tanah Suci. Dia meminta agar kesucian yang ada pada diri jamaah haji dijaga dengan baik.

Dia pun meminta agar seluruh jemaah bisa menjaga kebersihan di Tanah Suci. Dia meminta agar kesucian yang ada pada diri jamaah haji dijaga dengan baik.
Dok. Istimewa

“Jangan mengotori tempat-tempat bersejarah dengan tulisan-tulisan yang kurang bermanfaat. Saya imbau jaga kebersihan dan kelestarian, apalagi itu tempat bersejarah di mana Nabi Muhammad SAW menerima Wahyu pertama dari Allah SWT,” tukasnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hasan mengaku tidak bisa mengawasi satu per satu jemaah yang berangat ke Tanah Suci. Karena jumlah sumber daya manusia (SDM) Kemenag terbatas.

“Mereka kan berjiarah ke sana, mungkin pada saat berjiarah itu, mungkin petugas tidak mengawasi sampai sejauh itu,”

ujar Hasan Basri.

Hasan menduga jemaah haji yang melakukan aksi vandalisme di Gua Hira awalnya membawa spidol atau pulpen untuk menamai koper dan tas agar tidak tertukar. “Khawatir tas atau koper tertukar, jadi ada penulisan identitas, khawatir hilang mereka membeli itu. Atau mungkin punya inisiatif itu, ketika datang ke tempat itu atau Gua Hira nama atau daerahnya terkenal, padahal hal tersebut tidak baik,” pungkasnya.

Aksi vandalisme di Gua Hira terungkap lewat channel Youtube ‘Jeda Nulis’. Dalam video berjudul ‘Why Depok di Gua Hira’ diperlihatkan coretan yang berisi sejumlah nama orang yang diduga berasal dari Indonesia dan di tengahnya ada kata ‘Depok’.

Aksi vandalisme di Gua Hira terungkap lewat channel Youtube ‘Jeda Nulis’. Dalam video berjudul ‘Why Depok di Gua Hira’ diperlihatkan coretan yang berisi sejumlah nama orang yang diduga berasal dari Indonesia dan di tengahnya ada kata ‘Depok’.
Dok. Istimewa

Diketahui, Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama dari Allah melalui malaikat Jibril.

Rekomendasi