Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah isu yang beredar di media sosial mengenai Kabupaten Bogor akan keluar dari Provinsi Jawa Barat akibat polemik penutupan tambang di wilayah Parungpanjang.
Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap bersinergi dan menjalin hubungan baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.
"Kami hanya mengajak seluruh masyarakat, berbijaklah menggunakan media sosial," kata Rudy di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (18/5), demikian dikutip dari Antara.
Advertisement
Informasi Hoaks
Rudy mengatakan narasi mengenai ancaman Kabupaten Bogor keluar dari Jawa Barat merupakan informasi tidak benar yang tidak pernah disampaikannya maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Kalau sampai ada berita-berita, apabila kebijakan A, B, C tidak dituruti, maka bupati, wakil bupati mengancam akan keluar dari Provinsi Jawa Barat, tunjukkan videonya, tunjukkan statement-nya. Saya pastikan tidak ada," ujar dia.
Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini justru sedang fokus mempercepat pembangunan di berbagai sektor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.
Dia mengatakan Kabupaten Bogor masih menghadapi banyak pekerjaan rumah, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, sekolah, hingga layanan publik yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.
"Masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur. Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak sekolah yang rusak," kata Rudy.
Advertisement
Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi
Rudy juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Dia menambahkan media sosial seharusnya digunakan sebagai sarana menyampaikan kritik dan masukan yang membangun bagi pemerintah.
"Gunakan media sosial sebagai saran, masukan, kritik yang membangun untuk pemerintah," ujar dia.
Selain itu, Rudy menegaskan hubungan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berjalan harmonis dan saling mendukung dalam pembangunan daerah.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mengikuti arahan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sesuai kewenangan masing-masing.
"Kita membangun bangsa bersama-sama sesuai dengan kewenangan, tanggung jawab, dan porsinya," kata Rudy.
Rudy juga mengajak masyarakat Kabupaten Bogor menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh informasi bohong yang beredar di ruang digital.
"Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor cinta damai. Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor tidak ingin dipecah belah," ujar Rudy.