Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026: Petakan Desa Terbaik untuk Pemerataan Pembangunan

Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menegaskan Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026 akan memetakan desa berkinerja terbaik sebagai percontohan percepatan pemerataan pembangunan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026: Petakan Desa Terbaik untuk Pemerataan Pembangunan
Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menegaskan Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026 akan memetakan desa berkinerja terbaik sebagai percontohan percepatan pemerataan pembangunan. (AntaraNews)

Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menyatakan Lomba Desa tingkat kabupaten tahun 2026 menjadi inisiatif strategis untuk mengidentifikasi desa-desa unggulan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik di wilayahnya.

Lomba Desa ini akan dijadikan sebagai percontohan (labsite) dalam upaya percepatan pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Banggai Kepulauan. Pelaksanaan lomba ini diharapkan mampu mendorong kemajuan signifikan di tingkat desa.

Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi komprehensif terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugas di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta untuk mengetahui capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir.

Tujuan Strategis Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026

Bupati Rusli Moidady menjelaskan bahwa Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026 memiliki tujuan utama untuk memetakan serta menentukan desa-desa yang menunjukkan kinerja terbaik. Desa-desa ini nantinya akan menjadi model percontohan dalam percepatan pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan standar baru bagi pengelolaan desa.

Lebih lanjut, lomba ini juga dirancang untuk mendorong inovasi berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Kepulauan. Inovasi menjadi kunci untuk menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tingkat lokal.

Lomba Desa ini juga berfungsi sebagai alat evaluasi penting untuk menilai kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya. Aspek yang dievaluasi meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta mengukur capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.

Fokus Pembangunan dan Visi Indonesia Emas 2045

Lomba Desa tahun 2026 mengusung tema inspiratif yaitu “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”. Tema ini secara tegas menekankan pentingnya kemandirian, inovasi, serta peran strategis desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Hal ini sejalan dengan upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Bupati Rusli Moidady juga menegaskan bahwa pembangunan desa pada tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025. Peraturan ini secara spesifik mengatur fokus penggunaan Dana Desa.

Peraturan tersebut mencakup delapan program prioritas yang harus menjadi acuan. Program-program ini dirancang untuk mengatasi berbagai isu krusial di tingkat desa dan memastikan alokasi dana yang efektif.

Adapun delapan program prioritas tersebut meliputi:

  • Penanganan Kemiskinan Ekstrem
  • Ketahanan Pangan
  • Peningkatan Layanan Kesehatan
  • Penguatan Ekonomi Desa Melalui Koperasi
  • Pembangunan Infrastruktur
  • Digitalisasi Desa

Implementasi program ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa.

Sinergi dan Kolaborasi untuk Kemandirian Desa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rusli Moidady menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat di antara seluruh elemen desa. Mulai dari kepala desa, BPD, hingga seluruh lapisan masyarakat. Kolaborasi ini dianggap krusial untuk mendorong kemajuan dan kemandirian desa secara berkelanjutan.

Penguatan kerja sama antarpihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan. Hal ini juga akan mempercepat pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dalam Lomba Desa Banggai Kepulauan 2026.

Melalui pelaksanaan lomba desa ini, Bupati berharap akan lahir desa-desa unggulan yang tidak hanya inovatif dan mandiri, tetapi juga memiliki daya saing tinggi. Desa-desa ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi