43 Sekolah di Barito Utara Gelar Tes Kemampuan Akademik Berbasis Chromebook untuk 1.903 Siswa

Sebanyak 43 sekolah di Barito Utara melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis Chromebook bagi 1.903 siswa kelas IX, mengukur literasi dan numerasi sebagai syarat penting penerimaan murid baru.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
43 Sekolah di Barito Utara Gelar Tes Kemampuan Akademik Berbasis Chromebook untuk 1.903 Siswa
Sebanyak 43 sekolah di Barito Utara melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis Chromebook bagi 1.903 siswa kelas IX, mengukur literasi dan numerasi sebagai syarat penting penerimaan murid baru. (AntaraNews)

Sebanyak 43 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis Chromebook. Ujian ini difokuskan pada dua mata pelajaran utama, yaitu literasi dan numerasi, untuk mengukur capaian akademik siswa.

Pelaksanaan TKA ini melibatkan 1.903 pelajar kelas IX dari 38 sekolah negeri dan lima sekolah swasta yang tersebar di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 10 April, dengan harapan dapat berjalan lancar, tertib, serta aman di seluruh lokasi ujian.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, hasil TKA akan menjadi indikator penting evaluasi kemampuan akademik siswa. Selain itu, hasil ini juga akan menjadi salah satu syarat dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Mengukur Literasi dan Numerasi dengan Teknologi Digital

Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan di Barito Utara ini secara khusus menargetkan pengukuran kemampuan literasi dan numerasi siswa. Pendekatan ini relevan dengan tuntutan pendidikan modern yang menekankan pada pemahaman bacaan dan kemampuan berhitung sebagai dasar pembelajaran.

Penggunaan perangkat Chromebook dalam pelaksanaan TKA menjadi salah satu inovasi utama dalam evaluasi pendidikan di Barito Utara. Fasilitas tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, yang bertujuan mendukung digitalisasi sistem evaluasi di sekolah.

Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan, menyatakan bahwa penggunaan perangkat digital ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penilaian hasil belajar siswa. Ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi.

Dengan demikian, TKA berbasis Chromebook ini tidak hanya mengukur kemampuan siswa tetapi juga memperkenalkan mereka pada metode ujian yang lebih modern dan efisien. Hal ini mempersiapkan siswa untuk tantangan pendidikan di masa depan.

Partisipasi Luas dan Transparansi Pengawasan

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Barito Utara mencakup partisipasi luas dari berbagai sekolah. Sebanyak 43 sekolah jenjang SMP terlibat, terdiri dari 38 sekolah negeri dan lima sekolah swasta, dengan total 1.903 pelajar kelas IX sebagai peserta.

Syahmiludin A. Surapati, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, melakukan kunjungan langsung ke beberapa sekolah di Muara Teweh, termasuk SMPN 1, SMPN 9, SMPN 8, dan SMPN 10 Muara Teweh. Kunjungan ini memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai harapan.

Untuk menjamin transparansi dan objektivitas selama ujian berlangsung, sistem pengawasan dilakukan secara silang antarsekolah. Mekanisme ini dirancang untuk meminimalkan potensi kecurangan dan memastikan integritas hasil ujian.

Pendekatan pengawasan silang ini menunjukkan komitmen Dinas Pendidikan Barito Utara dalam menyelenggarakan evaluasi yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini juga membangun kepercayaan publik terhadap hasil TKA.

Dukungan Dinas Pendidikan dan Kesiapan Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara memainkan peran krusial dalam menyukseskan Tes Kemampuan Akademik ini. Mereka tidak hanya menginisiasi program, tetapi juga menyediakan fasilitas penting berupa perangkat Chromebook kepada sekolah-sekolah.

Maslan, Kepala SMPN 1 Muara Teweh, mengonfirmasi bahwa sekolahnya telah menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk penggunaan Chromebook bantuan dari Dinas Pendidikan. Di SMPN 1 Muara Teweh sendiri, TKA diikuti oleh 234 siswa kelas IX di aula sekolah.

Selain dukungan infrastruktur, kesiapan siswa juga menjadi fokus utama. Pembinaan dan latihan soal, khususnya pada literasi dan numerasi, terus ditingkatkan untuk memastikan siswa dapat mengikuti TKA dengan optimal.

Harapan besar diletakkan pada seluruh siswa agar dapat mengikuti TKA dengan serius, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan akademik mereka. Kesiapan menyeluruh ini menjadi kunci keberhasilan evaluasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi