Cek Fakta: Tidak Ada Cuitan Donald Trump soal Indonesia dalam Isu Konflik Iran

Apakah benar Donald Trump marah kepada Indonesia terkait konflik dengan Iran? Temukan informasinya dalam artikel ini!

Tim Cek Fakta
Oleh Tim Cek Fakta - Reporter
Cek Fakta: Tidak Ada Cuitan Donald Trump soal Indonesia dalam Isu Konflik Iran
Cek fakta Donald Trump marah pada Indonesia terkait konflik Iran. (© 2026 Liputan6.com)

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan sebuah unggahan yang menunjukkan kemarahan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia terkait konflik dengan Iran. Unggahan tersebut mulai beredar sejak pertengahan pekan ini, dan salah satu akun di Facebook mempostingnya pada tanggal 9 April 2026.

Di dalam unggahan itu terdapat tangkapan layar dari cuitan Donald Trump di platform Truth Social dengan narasi yang berbunyi: "Kebanyakan orang Indonesia adalah Sunni, benar kan? Dan selama BERTAHUN-TAHUN, kalian mendengar tanpa henti tentang bagaimana Syiah itu "salah," "berbahaya," semuanya---kampanye BESAR, omongan besar. Semua orang berteriak. Dan sekarang? Tiba-tiba mereka MENDUKUNG rezim Syiah di Iran---hanya karena musuhnya adalah Israel dan Amerika. LUAR BIASA bagaimana hal itu bekerja! Benar-benar berubah total. Tidak ada konsistensi, tidak ada prinsip---hanya politik. Katakan satu hal kemarin, lakukan hal yang SEBALIKNYA hari ini. Sangat meyakinkan... BUKAN! HIPOKRISI (Kemunafikan) di level yang sangat berbeda. MENYEDIHKAN!! PRESIDEN DONALD J. TRUMP"

Akun tersebut juga menambahkan narasi yang berbunyi: "Nah kan mau memanfaatkan "Sunni-Syiah. Bro mau melakukan taktik belanda". Namun, apakah benar bahwa postingan Presiden AS Donald Trump menunjukkan kemarahan terhadap Indonesia terkait konflik dengan Iran?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran dengan mengunjungi akun resmi Donald Trump di Social Truth @realDonaldTrump. Hasilnya, tidak ditemukan unggahan yang sesuai dengan isi postingan tersebut. Unggahan terakhir yang ada di akun Donald Trump masih berkaitan dengan konflik di Iran, tetapi tidak ada komentar atau pernyataan mengenai Indonesia.

Lebih lanjut, dalam postingan tersebut juga tidak terdapat informasi mengenai waktu dan tanggal cuitan Trump diunggah. Padahal, dalam format aslinya, waktu cuitan selalu tertera di sudut kanan bawah. Penelusuran dilanjutkan dengan membuka akun Donald Trump di platform media sosial lainnya, namun tetap tidak ditemukan cuitan yang sama seperti dalam postingan tersebut. Sumber: https://truthsocial.com/@realDonaldTrump

Berita yang menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump marah kepada Indonesia terkait konflik dengan Iran adalah informasi yang tidak benar atau hoaks. Berita semacam ini seringkali beredar di media sosial dan dapat menyesatkan banyak orang.

Perlu diingat bahwa informasi yang tidak terverifikasi dapat menyebabkan kebingungan dan ketidakpastian di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memeriksa kebenaran sumber berita sebelum mempercayainya atau menyebarkannya.

Sebagai contoh, dalam situasi seperti ini, kita harus kritis terhadap berita yang beredar dan tidak langsung mempercayai tanpa adanya bukti yang jelas. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya literasi media agar tidak terjebak dalam berita palsu.

Rekomendasi