JK Datangi Gedung Bareskrim Polri, Sambil Tersenyum Sebut akan Buat Laporan

Saat dicecar pertanyaan, JK hanya memberi jawaban singkat. "Mau melapor," ucapnya.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
JK Datangi Gedung Bareskrim Polri, Sambil Tersenyum Sebut akan Buat Laporan
JK di Bareskrim Polri (Liputan6.com)

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan seseorang, Rabu (8/4). Identitas terlapor masih belum diungkap.

JK tiba sekitar pukul 11.00 Wib dengan Toyota hitam. Kedatangannya langsung menyedot perhatian awak media di lokasi. Ia mengenakan kemeja biru dan berjalan menuju Gedung Awaloedin Djamin. JK sempat melambaikan tangan dan tersenyum.

Saat dicecar pertanyaan, JK hanya memberi jawaban singkat. "Mau melapor," ucapnya.

Tidak ada penjelasan soal siapa yang dilaporkan atau perkara. Hingga berita ini ditulis, JK masih berada di dalam gedung Bareskrim.

Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, membantah tuduhan yang menyebut dirinya mendanai pihak tertentu untuk mempersoalkan ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan terkait beredarnya informasi di platform digital, di mana pria yang akrab disapa JK itu dituding memberi pendanaan sebesar Rp5 miliar.

"Kami tegaskan bahwa itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat, tidak pernah mendanai, bahkan tidak mengenal yang bersangkutan," kata dia di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (5/4).

JK juga menegaskan bahwa dirinya hanya mengenal Roy Suryo sebagai mantan menteri, namun tidak memiliki hubungan dengan pihak lain yang disebut dalam tuduhan tersebut.

Seperti dilansir dari Antara, dia menyampaikan bahwa pertemuan yang terjadi di kediamannya pada bulan Ramadaan lalu dengan sejumlah akademisi dan profesional adalah untuk berdiskusi mengenai saran atas kondisi bangsa saat ini.

Menurut JK, sejumlah pihak yang hadir ke kediamannya itu bukan diundang karena atas kemauan mereka sendiri. Dia memastikan pertemuan itu juga tidak terkait soal polemik ijazah Jokowi.

"Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali. Itu hanya saran untuk kebijakan dan itu untuk Bapak Presiden (Prabowo). Ya, Bapak Presiden (Prabowo)," kata JK.

Tunjuk Kuasa Hukum

JK di Bareskrim
JK di Bareskrim Liputan6.com

Sebagai langkah hukum, dia menyatakan telah menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut ke aparat penegak hukum.

"Besok pengacara saya akan melaporkan ke Bareskrim untuk mencari kebenaran dan mempertanggungjawabkan pernyataan tersebut," jelas dia.

Pencemaran Nama Baik

Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menyebut laporan kemungkinan akan diajukan ke Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Siber.

Menurutnya, tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik kliennya dan perlu ditindaklanjuti secara hukum.

Rekomendasi