Tangsel Genjot Layanan Kesehatan BLUD, Sekda Bambang Fokus pada Penguatan dan Inovasi

Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Tangsel Genjot Layanan Kesehatan BLUD, Sekda Bambang Fokus pada Penguatan dan Inovasi
Tangsel Genjot Layanan Kesehatan BLUD, Sekda Bambang Fokus pada Penguatan dan Inovasi (Merdeka.com)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan inovasi layanan dalam pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Hal itu sisampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan BLUD Bidang Kesehatan Semester II Tahun 2025 yang digelar di Puspemkot Tangsel, Senin (6/4).

Dalam arahannya, Bambang mendorong penguatan internal organisasi melalui pelaksanaan pelatihan mandiri atau in-house training. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kompetensi serta kemandirian perangkat daerah tanpa bergantung pada pihak eksternal.

"Karakter masyarakat Tangerang Selatan itu cepat dalam mengadopsi perkembangan, sehingga layanan kita juga harus bisa mengikuti," ujarnya.

Kinerja yang Cukup Baik

Ia menambahkan, hasil evaluasi menunjukkan capaian kinerja yang cukup baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan laporan keuangan, serta penguatan tim pendukung di setiap unit layanan.

Selain penguatan kapasitas internal, Bambang juga menyoroti perlunya optimalisasi potensi pendapatan layanan kesehatan. Ketergantungan terhadap pembiayaan melalui BPJS Kesehatan diharapkan dapat diimbangi dengan pengembangan layanan bernilai tambah, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, inovasi layanan menjadi kunci agar fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah mampu bersaing sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Membangun Budaya Kerja

Bambang juga mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya kerja yang lebih terbuka dengan mendorong ruang diskusi yang konstruktif. Ia menekankan pentingnya memberi kesempatan kepada tenaga kesehatan, khususnya generasi muda, untuk menyampaikan ide dan inovasi.

"Jangan terlalu kaku, berikan ruang diskusi dan kesempatan bagi teman-teman, khususnya yang muda, untuk menyampaikan ide dan inovasi," katanya.

Ia juga meminta seluruh jajaran untuk terbuka dalam mengevaluasi kinerja dan memahami dinamika perkembangan layanan kesehatan yang terus berubah.

"Saya ingin teman-teman semua jujur untuk membuka pemikiran kita, khususnya dalam memahami perkembangan layanan yang terus berubah," tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Bambang menyampaikan apresiasi atas kinerja perangkat daerah yang dinilai telah menunjukkan hasil positif. Namun, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna memenuhi ekspektasi masyarakat.

Rekomendasi