Menteri LHK Dorong PSEL Makassar untuk Hentikan Open Dumping di TPA

Hanif menyinggung adanya korban jiwa akibat longsoran sampah di TPA Bantargebang pada 9 Maret 2026.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Menteri LHK Dorong PSEL Makassar untuk Hentikan Open Dumping di TPA
Menteri LHK Dorong PSEL Makassar untuk Hentikan Open Dumping di TPA (Merdeka.com)

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Makassar, Sabtu (4/4). Hanif menyebut pemerintah sedang mengurangi praktik Open Dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di seluruh daerah di Indonesia.

Hanif menyinggung adanya korban jiwa akibat longsoran sampah di TPA Bantargebang pada 9 Maret 2026. Ia berharap tahun 2026 ini, seluruh TPA di Indonesia tidak lagi menggunakan sistem Open Dumping.

"Sampai hari ini masih tercatatkan 66 persen TPA di seluruh tanah air kita yang masih mempraktekkan Open Dumping. Dari awal tahun 2025, dari jumlah 98 persen, maka hari ini masih menyisakan 66 persen, tidak terkecuali Sulawesi Selatan," ujarnya kepada wartawan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4).

Penandatangan Perjanjian

Untuk di Sulsel, ia berharap dengan penandatangan perjanjian kerja sama pembangunan PSEL di Kelurahan Antang, Kota Makassar bisa mengakhiri praktik Open Dumping. Ia menyebut dengan berkurangnya sistem Open Dumping, akan meningkatkan kontribusi tata kelola sampah.

"Tata kelola sampah yang berimplikasi akan menyehatkan masyarakat, menjadikan sumber daya dan tentu melindungi lingkungan kita," kata Hanif.

Hanif menegaskan Presiden Prabowo Subianto mendukung pembangunan waste to energy atau pengelolaan sampah menjadi energi listrik seperti PLTSa atau PSEL. Hal itu ditunjukan melalui Peraturan Presiden Nomor 109.

"Jadi selama ini sampah legacy yang cukup banyak, kemudian timbunan sampah yang hampir mencapai 2.000 ton per day untuk tiga kabupaten-kota (di Sulsel) tadi, maka penyelesaian yang paling cepatnya tentu waste to energy," ucapnya. 

Keberpihakan

Sementara itu Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menambahkan dengan kehadiran Menteri LH menunjukkan keberpihakan terkait masalah sampah di Sulsel, khususnya Kota Makassar. Sudirman menegaskan pembangunan PSEL di Kota Makassar sesuai dengan program yang dicanangkan Presiden Prabowo yakni ASRI.

"Gerakan Indonesia ASRI termasuk adalah bagaimana sistem pengolahan di hilir dan di hulu bagi persampahan. Ini kita dapat rezeki, alhamdulillah. Tidak mudah dan untuk meyakinkan dan hari ini, Bapak Menteri telah hadir untuk penandatangan komitmen (pembaangunan PSEL)," ucapnya. 

Rekomendasi