Penggeledahan Lapas Jambi: Deteksi Dini Pasca-Lebaran Demi Lingkungan Bebas Narkoba

Lapas Perempuan Jambi menggelar penggeledahan blok hunian dan tes urine pasca-kunjungan Lebaran sebagai langkah preventif. Ini untuk memastikan tidak ada barang terlarang dan penyalahgunaan narkotika, menegaskan komitmen Penggeledahan Lapas Jambi demi kea

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Penggeledahan Lapas Jambi: Deteksi Dini Pasca-Lebaran Demi Lingkungan Bebas Narkoba
Lapas Perempuan Jambi menggelar penggeledahan blok hunian dan tes urine pasca-kunjungan Lebaran sebagai langkah preventif. Ini untuk memastikan tidak ada barang terlarang dan penyalahgunaan narkotika, menegaskan komitmen Penggeledahan Lapas Jambi demi kea (AntaraNews)

Petugas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Jambi menggelar penggeledahan menyeluruh di blok hunian mereka. Kegiatan ini dilaksanakan sepekan setelah momen peningkatan kunjungan Lebaran 2026 di Kabupaten Muaro Jambi. Selain penggeledahan, langkah ini juga disertai dengan pengecekan urine secara acak terhadap warga binaan dan juga para pegawai lapas.

Kepala LPP Jambi, Meita Eriza, menjelaskan bahwa intensitas interaksi dan mobilitas di dalam lingkungan lapas cenderung meningkat signifikan pasca-perayaan Idul Fitri. Oleh karena itu, razia dan tes urine menjadi upaya preventif yang sangat penting. Tujuannya adalah untuk memastikan lingkungan lapas tetap steril dari barang terlarang dan penyalahgunaan narkotika.

Penggeledahan intensif ini melibatkan seluruh pejabat struktural, staf administrasi, serta petugas keamanan lapas. Hal ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen lembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib). Terutama setelah kegiatan kunjungan keluarga yang ramai selama momentum hari besar keagamaan.

Upaya Preventif Pasca-Lebaran di Lapas Jambi

Penggeledahan mendadak dan tes urine menjadi fokus utama LPP Jambi dalam menjaga stabilitas. Ini adalah respons proaktif terhadap potensi risiko yang mungkin timbul dari peningkatan aktivitas di dalam lapas setelah Lebaran. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan masuknya barang-barang ilegal ke dalam area hunian.

Meita Eriza menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah berbagai bentuk gangguan ketertiban. Terutama yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan yang rentan.

Program rutin ini secara strategis ditingkatkan pada momen-momen khusus, seperti setelah hari besar keagamaan. Momen Lebaran, dengan intensitas kunjungan yang tinggi, menjadi waktu yang tepat untuk memperketat pengawasan. Ini semua demi memastikan kondisi lapas tetap kondusif dan aman bagi seluruh penghuninya.

Hasil Penggeledahan dan Tes Urine di Lapas Perempuan Jambi

Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas dengan teliti memeriksa barang-barang pribadi milik 233 warga binaan. Pemeriksaan meliputi setiap sudut pakaian, tempat tidur, serta area sekitar kamar hunian mereka. Fokus utama penggeledahan Lapas Jambi ini adalah mencari barang berbahaya seperti narkotika, alat komunikasi, atau senjata tajam.

Hasilnya, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang utama seperti narkotika, telepon genggam, atau senjata tajam. Namun, ditemukan beberapa benda kecil yang semestinya tidak ada di dalam, seperti cermin kaca, botol kaca, dan jarum peniti. Benda-benda ini berpotensi menimbulkan bahaya atau disalahgunakan.

Sementara itu, tes urine acak dilakukan secara cermat pada lima pegawai dan lima warga binaan. Seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif. Ini menandakan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika di antara mereka yang menjadi sampel tes, menegaskan komitmen Lapas terhadap lingkungan bebas narkoba.

Komitmen LPP Jambi untuk Lingkungan Bebas Narkoba

Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi berkomitmen penuh untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di masa mendatang secara berkelanjutan. Penggeledahan Lapas Jambi ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Barang-barang yang tidak sesuai ketentuan telah didata dengan cermat dan selanjutnya akan dimusnahkan. Pemusnahan akan dilakukan sesuai prosedur standar yang berlaku untuk barang sitaan. Selain itu, warga binaan juga diberikan imbauan tegas agar senantiasa mematuhi peraturan serta menjaga ketertiban bersama di dalam lapas.

Dengan dilaksanakannya razia dan tes urine ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap terjaga dengan baik. Proses pembinaan warga binaan dapat berjalan secara optimal tanpa pengaruh negatif narkoba. Lapas berupaya keras menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan kondusif bagi seluruh penghuninya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi